Puncak Musim Hujan di Babel Minggu Ketiga Januari

Minggu ketiga januari hingga Minggu kedua februari merupakan puncak musim penghujan

Puncak Musim Hujan di Babel Minggu Ketiga Januari
Bangka Pos / Agus Nuryadhyn
Kurniaji Kasi data dan Informasi Stasiun Meteorologi kelas 1 Pangkalpinang 

BANGKAPOS. COM, BANGKA -- Lima bulan wilayah Bangka Belitung memasuki bulan basah yaitu bulan Oktober, Nopember, Desember, Januari dan Februari.

Sedangkan puncak hujan terjadi pada Januari minggu ketiga hingga Februari minggu kedua.

Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi kelas 1 Pangkalpinang, Kurniaji menjelaskan bahwa pada saat akhir Januari potensi hujan sedang hingga lebat bisa terjadi.

Bahkan kata Kurniaji dalam 4 tahun terakhir, bahwa bulan Maret minggu ketiga memasuki musim pancaroba hujan ke kemarau.

"Minggu ketiga januari hingga Minggu kedua februari merupakan puncak musim penghujan," ungkap Kurniaji,  Kamis (10/1).

Menurut Kurniaji curah hujan tidak intens seperti pada dua tahun lalu.
Dimana pada dua tahun lalu, pada pertengahan januari hingga februari turun hujan.

Namun pada tahun 2019, diantara bulan januari hingga februari ada celah tidak turun hujan.

Lebihlanjut Kurniaji mengemukakan agar masyarakat waspada terhadap cuaca ekstrim.

Walaupun cuaca ekstrim agak sedikit menurun dalam beberapa hari kedepan.

Hal ini menurut Kurniaji kondisi saat ini siklon tidak terbentuk, sirkulasi tertutup.

Bahkan udara basah dari Asia yang lmelewati lautan menuju ke Australia sampai Maret pertengahan merupakan akhir musim penghujan. 

Untuk potensi hujan sedang hingga lebat masih terjadi walaupun tidak signifikan bila dibandingkan beberapa minggu lalu.

"Hingga pertengahan Maret, potensi hujan sedang hingga lebat masih sering terjadi di wilayah Babel, " jelasnya. 

Sementara itu kata Kurniaji, untuk dibeberapa perairan Bangka Belitung saat ini tinggi gelombang 1 meter hingga 1,25 meter bisa mencapai 2 meter.

Dikemukakan Kurniaji saat angin kencang terjadi dan menyebabkan robohnya pohon dan baleho kecepatan angin pada waktu itu 20-23 knot. (*)

Penulis: agusrya
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved