Video : Budidaya Ikan Sistem Bioflok Seperti Daur Ulang

Air kolam dihidupkan bakteri yang bisa mendaur ulang kotoran dan sisa-sisa makan ikan sehingga

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kampung Reklamasi milik PT Timah Tbk di Desa Air Jangkang Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selain melakukan pengembangan pertanian sistem hidroponik, juga mengembangkan budidaya ikan sistem bioflok dan budidaya ikan di kolong bekas penambangan.

Hal ini diungkapkan Yahya Nugraha Tirta Atmaja, Kabid Sarana Prasarana dan SDM Umum PT Timah Tbk yang ditemui Bangkapos com, Jumat (11/01/2019).

"Sistem budidaya ikan dengan teknologi Bioflok ini untuk pembesaran ikan air tawar dengan.kolam berbentuk bulat dengan kepadatanntinggi," kata Yahya.

Dijelaskannya, sistem bioflok ini perlu persiapan air yang diberikan cairan kimia dan bakteri agar bisa mengubah kotoran ikan menjadi flok-flok (gumpalan-gumpalan) yang selanjutnya bisa dimakan ikan itu sendiri, seperti sistem daur ulang.

"Air kolam dihidupkan bakteri yang bisa mendaur ulang kotoran dan sisa-sisa makan ikan sehingga bisa dimakan ikan kembali sehingga bersih,' jelasnya.

Ditambahkannya, jenis ikan air tawar yang dibudidayakan disini ada nila, patin, lel e, mujair dan lainnya.

"Masyarakat dan mahasiswa juga sering datang kesini sambil melihat dan bertanya-tanya untuk belajar juga berwisata," ujarnya. (BANGKAPOS.COM/EDWARDI)

Penulis: edwardi
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved