4 Tersangka Korupsi Pipa Merawang Jalani Sidang Perdana

Sidang perdana kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) proyek rehabilitasi pipa transmisi PDAM Merawang digelar

4 Tersangka Korupsi Pipa Merawang Jalani Sidang Perdana
(Ryan A Prakasa)
Para tersangka saat memasuki ruang sidang gedung Pengadilan Negeri Tipikor Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sidang perdana kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) proyek rehabilitasi pipa transmisi PDAM Merawang digelar di gedung Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Pangkalpinang, Selasa (15/1/2019).

Empat tersangka mendengarkan agenda dakwan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bangka dan Kejati Babel, dengan majelis hakim yang diketuai Sri Endang Amperawati Ningsih SH MH dan anggota Corry Oktarina SH MH dan Erizal SH MH.

Tersangka yang mengenakan rompi merah secara seksama mendengarkan dakwaan. Mereka juga terlihat didampingi penasihat hukum dalam sidang kali  ini.

Perkara proyek rehab pipa PDAM Merawang berawal diungkap oleh Kejati Babel.

Proyek rehab pipa merawang ini dikerjakan oleh PT Rian Jaya Makmur (RMJ) dengan pagu anggaran sebesar Rp 4.761.000.000 atau senilai Rp 4,7 miliar.

Namun pemeriksaan kejaksaan terjadi pengalihan pekerjaan yang semulanya untuk rehab pipa, namun dialihkan ke kegiatan pembangunan intek sebesar Rp1,2 miliar.

Tak cuma itu, dalam pelaksanaan proyek ini meski dimenangi oleh PT RMJ saat lelang proyek namun justru pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh pihak lain, yaitu tersangka Yuda Suara alias Aloi dari PT Bangka Utama (BU).

Kejati Babel menetapkan sedikitnya empat orang tersangka, masing-masing Ir Abdurroni, MT., Ir. M. Riffani alias Pepen, Mulyanto, Yuda Suara alias Aloi.

Dalam perkara ini para tersangka telah mengembalikan kerugian keuangan negara senilai Rp 1,9 M yang dititipkan ke pihak Kejati Babel sebelum perkara ini naik ke meja persidangan.

(BANGKA POS/Ryan A Prakasa)

Penulis: ryan augusta
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved