Pangkalniur Panen Raya Padi Ladang, Petani Keluhkan Buruknya Akses Transportasi

berdasarkan prediksi dinas terkait, produktifitas hasil padi ladang ini bisa mencapai 2,6 ton per hektare.

Pangkalniur Panen Raya Padi Ladang, Petani Keluhkan Buruknya Akses Transportasi
IST/Kiriman Kades Pangkalniur
Suasana panen raya secara simbolis dilakukan oleh Pejabat Pemkab Bangka, Camat Riausilip beserta Unsur Tripika dan para undangan lainnya di Desa Pangkalniur Kecamatan Riausilip Bangka, Rabu (16/1/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Panen raya padi ladang jenis beras merah di Kawasan Lelap Selan Desa Pangkalniur Kecamatan Riausilip Bangka, baru saja dimulai.

Secara simbolis panen raya dilakukan oleh Pejabat Pemkab Bangka, Camat Riausilip beserta Unsur Tripika dan para undangan lainnya, Rabu (16/1/2019).

Kepala Desa (Kades) Pangkalniur, Agustino kepada Bangka Pos, Rabu (16/1/2019) mengatakan, luas lahan yang sudah ditanami padi ladang sebanyak 25 hektare.

"Luas lahan yang dikelolah petani dan siap panen 25 hektare," katanya.

Sementara itu, proses panen baru dilakukan dan akan dilanjutkan hingga beberapa hari ke depan.

Kades menyebutkan, berdasarkan prediksi dinas terkait, produktifitas hasil padi ladang ini bisa mencapai 2,6 ton per hektare.

Artinya jika 25 hektare yang ditanami, maka prediksi hasil hingga akhir masa panen nanti petani bisa mendapat total panen 65 ton.

"Berdasarkan  hasil ubinan dari pihak BPS dan Dinas Pertanian Kabupaten Bangka hasilnya perhektare 2,6 ton.

Artinya kalau luas yang ditanam padi ladang 25 hektare maka hasilnya diprediksi bisa mencapai 65 ton, hingga akhir masa panen nanti," katanya.

Diakui Agustino, minat menanam padi ladang jenis beras merah masih terpelihara.

Hanya saja kendalanya, akses sarana dan prasarana tak memungkinkan bagi petani untuk berinovasi lebih canggih.

"Dimana kendala yang dihadapi petani adalah akses jalan yang sangat jelek. Pihak-pihak yang hadir di acara panen padi ladang ini bahkan ikut mengeluh," katanya. 

Pada akhirnya, Agustino berharap agar pemerintah daerah memberikan perhatian khusus bagi petani di desanya.

Sebab pertanian tak akan berkembang jika tak didukung oleh berbagai aspek penunjang.

"Harapan para petani agar adanya  bantuan sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan mereka sebagai petani ladang," katanya.(bangkapos/ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved