Gaji Wasit Indonesia Lebih Tinggi dari Wasit Thailand dan Malaysia Tapi Masih Terjerat Mafia

Menaikan gaji wasit bisa menjadi salah satu solusi untuk menghindari kecurangan pemimpin pertandingan dalam suatu laga.

Gaji Wasit Indonesia Lebih Tinggi dari Wasit Thailand dan Malaysia Tapi Masih Terjerat Mafia
TRIBUN_BALI/RIZAL_FANANY
Yu Yhunkoo, Pemain Sriwijaya memprotes wasit usai pertadingan melawan Tuan rumah Bali United dalam babak lanjutan liga 1 pekan ke-32 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (30/10). 

BANGKAPOS.COM -- Menaikan gaji wasit bisa menjadi salah satu solusi untuk menghindari kecurangan pemimpin pertandingan dalam suatu laga.

Di tengah merebaknya kasus pengaturan skor, banyak bermunculan ide pencegahannya.

Salah satunya adalah menaikkan gaji pemimpin pertandingan agar mereka tak tergoda dengan suap yang datang kepadanya.

Namun, COO PT Liga Indonesia Baru (LIB), Tigor Shalomboboy punya pendapat lain.

Dia menilai cara itu tak akan efektif mengingat gaji wasit di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di kawasan Asia.

"Gaji wasit di Indonesia termasuk yang besar di Asia, Rp 5 juta per pertandingan. Mungkin di Thailand atau Malaysia 3-4 juta rupiah," kata Tigor kepada wartawan.

"Paling tinggi di Liga 1, wasit utama itu Rp 5 juta, asisten wasit Rp 2,5 juta," ujar dia menambahkan.

Seorang wasit bernama Nurul Safarid telah ditetapkan sebagai tersangka setelah terbukti menerima suap dalam kasus Persibara Banjarnegara kontra Persekabpas Pasuruan.

Kemudian, belum lama ini ditangkap pula Mansyur Lestaluhu yang merupakan staf penugasan wasit PSSI.

"Katakan misalnya si wasit enggak boleh bawa HP (ponsel) ke stadion, tetapi tetap saja dia, maaf, saya harus dapat lebih dan lain-lain. Kan kembali dengan mental dan integrity," tutur Tigor. (*)

Editor: El Tjandring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved