Imigrasi Pangkalpinang Tanam 2000 Bibit Mangrove di Pantai Tapak Antu

Penanaman bibit mangrove tidak hanya dilakukan oleh pegawai kantor imigrasi, tetapi juga beberapa orang tenaga kerja asing

Imigrasi Pangkalpinang Tanam 2000 Bibit Mangrove di Pantai Tapak Antu
Bangkapos/Ira Kurniati
Penanaman 2000 bibit mangrove oleh kantor imigrasi kelas I Pangkalpinang, di pantai Tapak antu, Desa Batu belubang, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka tengah, Sabtu (19/1/2019) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak 2000 bibit mangrove ditanam di pantai Tapak antu, Desa Batu belubang, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka tengah, pada Sabtu (19/1/2019).

Penanaman ini dilakukan oleh kepala maupun staff kantor imigrasi kelas I Pangkalpinang, untuk menyambut hari bhakti imigrasi ke-69.

Penanaman bibit mangrove tidak hanya dilakukan oleh pegawai kantor imigrasi, tetapi juga beberapa orang tenaga kerja asing (TKA). 

Kepala divisi administrasi kanwil kemenkumham Provinsi Bangka belitung, Anggiat Ferdinan, menuturkan, rangkaian kegiatan untuk menyambut hari bhakti imigrasi, sekaligus wadah yang dituangkan untuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat setempat. 

Dia mengatakan, mangrove memiliki manfaat yang besar bagi lingkungan, seperti menjaga kualitas air, habitat makhluk hidup hingga melindungi kawasan sekitar dari bencana alam akibat terjangan gelombang yang cukup besar.

Manfaat ini lah yang diharapkan dapat memberi pengaruh bagi lingkungan masyarakat.

Terutama kawasan pantai Tapak antu, yang dinilai memiliki potensi mangrove. 

"agar masyarakat bisa merasakan manfaat dari penanaman bibit ini. Kami berharap bentuk kepedulian terhadap lingkungan ini, juga dapat membantu masyarakat sekitar." ujar Anggiat. 

Bibit-bibit mangrove ini merupakan donasi yang diberikan secara sukarela dari balai pengelolaan daerah aliran sungai (BPDAS) Bangka belitung. 

Kepala desa Batu belubang, Darsih Triwulandari, mengapresiasi kepeduliaan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitarnya, yang dilakukan oleh kantor imigrasi Pangkalpinang ini.

Ia menuturkan, penanaman bibit mangrove ini sekaligus dapat sebagai penunjang pariwisata di desa yang ia pimpin.

Dirinya juga nanti akan berkoordinasi dan meminta kelompok sadar wisata (pokdarwis) untuk melestarikan mangrove dan menjaga kebeesihan serta keamanan sekitar. 

"mudah-mudahan pengelolaan ini berjalan lancar, tidak ada mangrove yang punah.

Harapannya juga agar wisatawan bisa datang ke pantai ini." tutur Darsih. (Bangkapos/irakurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved