Bobotoh Bisa Ramaikan Stadion GBLA, Asalkan Persib Bandung Dapatkan Ini

Kongres PSSI di Nusa Dua, Bali, mendatangkan berkah bagi Persib Bandung. Kongres Tahunan PSSI di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali,

Bobotoh Bisa Ramaikan Stadion GBLA, Asalkan Persib Bandung Dapatkan Ini
FERDYAN ADHY NUGRAHA/TRIBUN JABAR
Sejumlah pemain Persib Bandung berlatih di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Senin (14/01/2019). 

BANGKAPOS.COM - Kongres PSSI di Nusa Dua, Bali, mendatangkan berkah bagi Persib Bandung. Kongres Tahunan PSSI di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Minggu (20/01/2019), itu merekomendasikan untuk melakukan restrukturisasi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Anggota Komite Eksekutif (Executive Committee/Exco) PSSI Gusti Randa menyatakan, selain kepemimpinan wasit, selama ini Komdis menjadi titik pusat permasalahan sepak bola.

"Keributan pemain dengan pemain, keributan klub, merasa dirugikan dan seterusnya, perlu ada restrukturisasi Komdis dan tata kelola penunjukan wasit," tegas Gusti Randa, sebagaimana dikutip SuperBall.id dari Bobotoh.id, Senin (21/01/2019).

Menurut Gusti Randa, Exco PSSI akan menggelar rapat paling lambat dua minggu sejak Kongres PSSI di Bali berakhir. Exco akan mengganti pemimpin dan anggota Komdis PSSI saat ini dengan orang-orang yang memiliki integritas.

Restrukturisasi Komdis PSSI pimpinan Asep Edwin itu akan berdampak pada semua produk putusan berupa sanksi yang telah dijatuhkan. Semua sanksi yang telah dijatuhkan, ucap Gusti Randa, akan ditinjau ulang. "Kebetulan saya yang akan mengetuainya. Putusan-putusan yang telah dijatuhkan Komdis akan ditinjau kembali," tegas Gusti Randa

Gusti Randa mengemukakan ada beberapa keputusan Komdis yang akan ditinjau ulang, termasuk sanksi untuk Persib Bandung.

Sebelumnya, Persib Bandung terkena sanksi berat dari Komdis PSSI menyusul kematian suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla, tanggal 23 September 2018 di area Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jabar.

Persib dipaksa melakoni laga kandang di luar Pulau Jawa tanpa penonton sampai akhir Liga 1 2018. Sanksi itu akan berlanjut pada paruh pertama Liga 1 2019, yaitu tanpa penonton di kandang, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung.

Jika Gusti Randa dan timnya meninjau ulang sanksi itu, maka kemungkinan besar bobotoh bisa kembali menyaksikan Persib bermain di GBLA.

Alhasil, harapan manajemen Persib untuk tampil lebih baik di Liga 1 2019, bahkan juara, bisa terwujud. Pada Liga 1 2018, sanksi berat dari Komdis PSSI itu sangat berefek buruk pada performa Persib, terutama gagal juara.

Faktanya, hasil akhir tim berjulukan Maung Bandung itu menjadi bagian dari keputusan manajemen Persib untuk tidak memperpanjang kontrak Mario Gomez sebagai pelatih.(Superball.id)

Editor: emil
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved