Malu Gara-gara Kasur, Tony Minta Dana Porprov Dipertanggungjawabkan

Dana bantuan Rp 57 miliar yang disetujui oleh DPRD Babel masih menunggu pertanggungjawaban anggaran.

Malu Gara-gara Kasur, Tony Minta Dana Porprov Dipertanggungjawabkan
Bangka Pos / Riki Pratama
Kondisi kamar para atlet yang merupakan ruang kelas SMAN 1 Koba, disulap menjadi kamar tidur atlet Porprov asal Beltim foto diambil, Rabu (21/11/2018) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA— Pelaksanaan Porprov 2018 di Bangka Tengah selesai digelar. Secara umum pelaksanaan dinilai berjalan sukses dan lancar.

Namun penyelenggaraan tersebut tak lepas dari ketidakberesan penyelenggara. Dana bantuan Rp 57 miliar yang disetujui oleh DPRD Babel masih menunggu pertanggungjawaban anggaran.

Wakil Ketua DPRD Babel, Tony Purnama mengakui bila secara keseluruhan berjalan dengan sukses. Akan tetapi permasalahan kasur atlet dan lain sebagainya telah membuat malu.

“Belum apa-apa, pengadaan kasur saja berantakan. Kita lihat ini perencanaannya tidak matang. Acara sebesar itu, karena masalah kasur jadi perbincangan se-Indonesia. Ini menjadi preseden buruk buat kita. Awalnya saja sudah ada masalah, karenanya harus ada pertanggungjawaban. Apalagi kita saat ini sedang defisit anggaran,” ujar Tony Purnama kepada bangkapos.com, Selasa (22/1/2019).

DPRD Babel yang menyetujui bantuan anggaran Rp 57 miliar pun meminta pertanggungjawaban. Akan tetapi, PB Porprov masih menunggu hingga batas akhir yakni 31 Januari 2019.

Dari permasalahan yang terjadi selama porprov, termasuk terkait anggaran, Tony mendesak agar Banmus menyetujui untuk dibentuk tim.

“Karena itu kita minta nanti di Banmus untuk segera membentuk tim. Nanti tim ini akan menyelidiki dan membantu pertanggungjawaban anggaran Rp 57 miliar itu. Kan DPRD juga yang menyetujui anggaran itu,” kata Tony Purnama. (Bangka Pos / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved