Bagi Kupon Umrah saat Kampanye, Mandala Shoji Divonis 3 Bulan Penjara

Presenter Mandala Shoji resmi diberikan vonis hukuman penjara setelah terlibat kasus pembagian kupon umrah saat melakukan kampanye partai.

Bagi Kupon Umrah saat Kampanye, Mandala Shoji Divonis 3 Bulan Penjara
Instagram @mandala_abadi_shoji
Mandala Shoji 

TRIBUNWOW.COM - Presenter Mandala Shoji resmi diberikan vonis hukuman penjara setelah terlibat kasus pembagian kupon umrah saat melakukan kampanye partai.

Dikutip TribunWow.com dari Tribun Jakarta, mantan kekasih Vanessa Angel tersebut resmi dihukum setelah dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang berlokasi di kawasan Pasar Minggu, Senin (21/1/2019).

Dalam sidangan putusan tersebut, pihak pengadilan memberikan keputusan bahwa Mandala terbukti bersalah secara sah dan benar-benar melakukan tindak pidana.

Mandala disebut telah melanggar peraturan pemilu.

"Menjatuhkan pidana penjara selama tiga bulan dan denda Rp 5 juta, bila tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama satu bulan," putus Hakim Joni di Ruang Sidang, Senin (21/1/2019).

Mendengar putusan hakim tersebut, pihak kuasa hukum Mandala, Zulkarnain, mengaku keberatan dan hendak mengajukan banding.

"Kami keberatan, ini jelas suatu rekayasa. Kami akan mengajukan banding," ungkap Zulkarnain.

Sebelumnya, Mandala Shoji dituntut dengan 6 bulan penjara dan denda Rp 5 juta subsider 1 bulan.

Suasana sidang putusan kasus pembagian voucher berhadiah kupon umrah yang melibatkan artis sekaligus caleg PAN Mandala Abadi Shoji di PN Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).
Suasana sidang putusan kasus pembagian voucher berhadiah kupon umrah yang melibatkan artis sekaligus caleg PAN Mandala Abadi Shoji di PN Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Dilansir dari Warta Kota, jaksa menyakini Mandala Shoji dan rekannya, Lucky Andriyani bersalah karena telah membagikan kupon umroh dan doorprize saat berkampanye di Pasar Gembrong, Joharbaru, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2018).

Jaksa Penuntut Umum, Andri Saputra dalam tuntutannya mengatakan, Mandala Shoji dan Lucky Andriyani terbukti bersalah melakukan tindak pidana pemilihan umum Pasal 523 ayat 1 juncto Pasal 280 ayat 1 huruf j UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Halaman
12
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved