Relawan Demokrasi di KPUD Bateng Dapat Honor Rp 750 Ribu Perbulan

hingga berakhirnya masa pelamar relawan Demokrasi (Relasi) sebanyak 98 orang telah mendaftarkan untuk menjadi relawan.

Relawan Demokrasi di KPUD Bateng Dapat Honor Rp 750 Ribu Perbulan
DOK Bangka Pos
Hendra Sinaga 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Komisioner Devisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Hendra Sinaga, KPUD Bangka Tengah, mengatakan hingga berakhirnya masa pelamar relawan Demokrasi (Relasi) sebanyak 98 orang telah mendaftarkan untuk menjadi relawan.

Dari jumlah tersebut, KPUD akan menerima 55 orang saja, untuk membantu KPUD dalam mensosialisasikan Pemilu yang akan dilaksanakan beberapa bulan kedepan.

Para pelamar Demokrasi yang dinyatakan lulus nanti, juga akan mendapatkan honor Rp 750 ribu perbulannya.

"Untuk pelamar relawan Demokrasi yang telah mendaftar sebanyak 98 orang, sementara yang akan kita terima 55 orang saja, saat ini pendaftaran telah ditutup selanjutnya akan dilakukan sesi wawancara besok Kamis,"jelas Hendra kepada wartawan, Rabu (23/1/2019).

Ia menambahkan, bahwa masa kerja relawan Demokrasi yakni hanya tiga bulan, mereka tugasnya mensosialisasikan dan memberikan edukasi dalam menggunakan hak pilih dalam pemilu nanti.

"Tugas mereka sesuai dengan mekanisme, yakni memetakan varian sasaran sosialisasi terkait pemilu, nanti ada11 basis, para relawan ini memilih ke mana sekmen mereka maunya, nanti satu orang, satu sekmen, seperti ke pemilih pemula, disabilitas, netizen, komunitas, keagamaan dan lainya,"lanjutnya

Dimana, sambungnya, dalam melaksanakan kerja, pihak KPUD akan memberikan modul laporkan kegiatan setiap minggu untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat terkait pentingnya menggunakan hak pilihnya.

"Tugas mereka, yaitu memberikan pengetahuan mengedukasi dan memberikan motivasi ke masyarakat, agar bisa menggunakan hak pilihnya secara benar, mencoblos yang benar tugas mereka mensosialisasikan itu,"lanjutnya

Ia menambahkan, para relawan demokrasi nantinya juga, dalam bekerja akan diberikan honor sebesar Rp 750 ribu perbulanya.

"Mereka akan di berikan upah tiap bulannya, Rp 750 ribu perbulannya, tentunya ini sebagai upah jerih payah mereka memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya mengggunakan hak pilih dalam pemilu nantinya,"lanjutnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved