Hj Yulinar : Majelis Taklim Sarana Dakwah Efektif

Apalagi di Bangka Belitung ada ratusan mejelis taklim yang tersebar hingga pelosok pelosok dan bisa dimanfaatkan juga untuk

Hj Yulinar :  Majelis Taklim Sarana Dakwah Efektif
Bangkapos
Hj Yulinar Caleg DPR RI dapil Bangka Belitung dari Partai Gerindra saat hadir dalam Majelis Taklim Taman Hati di Koba Kabupaten Bangka Tengah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Hj Yulinar yang maju dalam pencalonan anggota DPR RI dapil Bangka Belitung melalui Partai Gerindra menilai majelis taklim merupakan sarana tempat berdakwah yang efektif.

Hal ini disampaikan oleh Hj Yulinar saat mewakili istri Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ny Melati Erzaldi Rosman saat menghadiri peringatan Milad Majelis Taklim Taman Hati di Koba Kabupaten Bangka Tengah beberapa waktu lalu.

Apalagi di Bangka Belitung ada ratusan mejelis taklim yang tersebar hingga pelosok pelosok dan bisa dimanfaatkan juga untuk memberikan pencerahan dan informasi kepada masyrakat.

Untuk itu majelis taklim agar bisa terus didorong agar aktif dalam melakukan kegiatan.

"Sangat efektif sekali untuk melakukan dakwah bahkan bisa dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi kepada masyrakat," kata Hj Yulinar.

Hj Yulinar mengatakaan eksistensi majelis taklim sebagai sarana dakwah dan tempat pengajaran ilmu-ilmu keislaman memiliki basis tradisi sejarah  yang kuat.

Sejak Nabi Muhammad SAW mensyiarkan agama Islam di awal-awal risalah beliau. Bahkan hingga kini keberadaan majelis taklim masih menjadi pilihan para pegiat dakwah sebagai sarana paling efektif  dalam melanjutkan tradisi penyampaian pesan-pesan agama ke tengah-tengah umat tanpa terikat oleh suatu kondisi tempat dan maupun waktu.

"Artinya ini sudah menjadi tradisi panjang dalam sejarah islam dan harus terus dilestarikan," kata Hj Yulinar 

Dalam prakteknya proses pengajaran keislaman di majelis taklim sangat fleksibel. Bersifat terbuka serta tidak terikat oleh suatu kondisi tempat dan waktu.

Tempat kegiatan majelis taklim bisa dilakukan di rumah, masjid, menasah, gedung, aula, halaman dan sebagainya.

Demikian juga dengan waktu penyelenggaraanya bisa pagi, siang, sore maupun malam hari.

Fleksibelitas inilah yang membuat majelis taklim mampu bertahan sebagai lembaga pendidikan yang paling kuat dan melekat dekat dengan dinamika masyarakatnya khususnya di Bangka Belitung.

"Mengapa tidak jika kedepannya majelis taklim yang eksis mendapatkan perhatian serta diberikan bantuan seperi sarana prasana atau kebutuhan lainnnya sebab kegiatan yang dilakukan banyak manfaatnya," kata Hj Yulinar.(bangkapos.com/deddy marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved