Senin, 13 April 2026

Meski Gelombang Tinggi, Iin Tetap Melaut Mencari Ikan

kalau tidak melaut ya tidak dapat penghasilan. Niatnya kan mencari rezeki, semoga dibantu sama tuhan aja dipermudah urusan nya

Editor: Iwan Satriawan
Bangkapos/irakurniati
Iin bersama rekannya mempersiapkan kapal untuk melaut mencari ikan, dari dermaga Ketapang, Kamis (24/1/2019) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Meski gelombang laut tinggi disertai hujan yang kerap mengguyur wilayah Pangkalpinang dan sekitarnya sepekan terakhir, Iin (40) tetap melakukan aktivitas melaut bersama tiga orang rekannya, yang berangkat dari dermaga ketapang, Pangkalbalam.

"kalau tidak melaut ya tidak dapat penghasilan. Niatnya kan mencari rezeki, semoga dibantu sama tuhan aja dipermudah urusan nya. Biasanya malam atau jelang pagi kami pergi.

Tapi ini lihat-lihatn kondisi gelombang dulu," ujar Iin, sembari menunggu keberangkatan kapalnya untuk melaut, selepas adzan zuhur nanti, Kamis (24/1/2019).

Pria yang sudah berprofesi sebagai nelayan selama 22 tahun ini mengaku, dengan kondisi cuaca saat ini berpengaruh pada hasil tangkapan ikan.

Dia bersama rekannya, pergi mencari ikan dan berada di laut selama 10 hari. Hasil tangkapan yang didapatkan selama 10 hari, pada kondisi gelombang laut normal biasanya mencapai 500 kilogram ikan.

Namun, seminggu belakangan, hanya mampu mendapatnya ikan paling banyak 200 kilogram.

"ikan ini nanti diserahkan ke bos untuk dijual. Dapat untungnya kami paling Rp 100 ribu pas kemarin itu melaut 10 hari, karena tangkapan sedikit. Yah memang begini kalau nelayan, lagi untung banyak bisa dapat hasil banyak juga. Sebaliknya begitu." sambungnya.

Meski menggunakan kapal yang berukuran cukup besar, Iin dan rekannya tidak memberanikan diri melaut hingga ke laut lepas di perairan Kalimantan.

Biasanya spot itu lah tempat mereka mencari ikan dengan sistem rawai, yakni membentangkan jaring dan menunggu semalaman, keeskokan hari nya jaring diangkat untuk melihat hasil tangkapan. Ikan-ikan yang didapatkan berupa ikan pari maupun mayong.

Sementara, kasat polairud polres Pangkalpinang, Iptu Durman Siregar, mengatakan, kondisi cuaca saat ini sedang tidak menentu, ditambah dengan gelombang laut yang tinggi. Kapal-kapal yang memiliki kekuatan kapal diatas 35 GT hingga 75 GT yang mampu melaut hingga ke tengah.

"kalau kapal nelayan lokal bisa, cuma jarak mil nya tidak begitu jauh." kata Iptu Durman Siregar.(*)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved