Perompak 4 Wilayah Ini Tak Bisa Keluar Penjara

Tion yang sebentar lagi selesai menjalani 1 tahun penjara karena perompakan dipastikan tidak akan keluar penjara karena kasus

Perompak 4 Wilayah Ini Tak Bisa Keluar Penjara
Bangkapos/deddy marjaya
Tion otak perompakan di 4 Wilayah perairan polda berbeda saat dibekuk Bulan Mei 2018 lalu bersama barang bukti 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Tion (34) otak perompakan dilaut warga Sungai Sumur Kabupaten OKI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dipastikan akan mendekam lama di penjara.

Walaupun saat ini Tion akan menyelesaikan hukuman 1 tahun di Lembaga Pemasyarakatan Tuatunu Pangkalpinang namun disisi lain kasus perompakan lain sudah P21 di kejaksaan.

Tion yang kerap beraksi menggunakan senjata api dan tajam ini beraksi di 4 Wilayah hukum Polda berbeda.

Hal ini disampaikan oleh Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Irwan Deffi Nasution seizin Dirpolairud Kombes Pol M Zainul Kamis (24/1/2019).

"Tion yang sebentar lagi selesai menjalani 1 tahun penjara karena perompakan dipastikan tidak akan keluar penjara karena kasus lainnya sudah menunggu dan sudah P21," kata AKBP Irwan Deffi Nasution

Tion menjadi otak perompakan di 4 Wilayah polda antara lain Polda Kepulauan Bangka Belitung, Polda Sumsel, Polda Metro Jaya dan Polda Lampung.

Dalam aksinya Tion dan rekan rekannya melakukan aksi merompal kapal kapal nelayan dan tak segan segan melukai korban bahkan menyebutkan kelaut jika melawan.

Toan cs tak hanya mengambil uang dan barang berharga saja bahkan juga mengambil ikan hasil tangkapan nelayan.
Di wilayah hukum Polda Kepulauan Bangka Belitung saja Ada 13 laporan polisi yang dibuat korban atas aksinya tersebut.

Sejumlah rekan Tion satu persatu berhasil dicokok polisi namun tak menghentikan aksinya dan merekrut orang lain.

Barulah pada Mei 2018 aksi Toan terhenti dan dibekuk oleh Tim Opnsal Subdit Gakkum Ditpokaurud. Satu peluru bersarang dikaki kanan Toan karena berusaha kabur dan melawan saat akan dibekuk.

Toan akhirnya menjalani persidangan dan divonis 1 tahun penjara dan sedang menjalani hukumannya di Lembaga Pemasyarakatan Tuatunu Pangkalpinang.

Namun jajaran Subdit Gakkum Ditpolairud mengkhawatirkan jika bebas Toan akan kembali beraksi dan merekrut anggota baru untuk melakukan perompakan. Maka dari itulah kasus perompakan lainnya kembali dinaikkan oleh penyidik.

"Ini sebagai efek jera bagi pelaku aksi lainnya apalagi aksi yang bersangkutan sangat meresahkan dan terkenal sadis dalam beraksi," kata AKBP Irwan Deffi Nasution.(Bangkapos/deddy marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved