Ajakan Memetik Manggis Jadi 'Modus' Kakek 58 Tahun Rusak Masa Depan Cucu Tiri, Ini 11 Faktanya

Ajakan Memetik Manggis Jadi 'Modus' Kakek 58 Tahun Rusak Masa Depan Cucu Tiri, Ini 11 Faktanya

Ajakan Memetik Manggis Jadi 'Modus' Kakek 58 Tahun Rusak Masa Depan Cucu Tiri, Ini 11 Faktanya
tribunjogja
ilustrasi 

Maka dari itu, SH segera ditangkap.

SH kemudian berhasil diciduk di sebuah rumah di wilayah Desa Sungai Padang Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung.

5. Terancam 12 Tahun Penjara

Atas perbuatannya, SH terancam hukuman penjara 12 tahun penjara. 

Meski demikian, semuanya masih harus berjalan sesuai prosedur. 

Pelaku dijerat menggunakan pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Nomor 72 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Lalu, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Tanjungpandan selama 20 hari untuk keperluan penyidikan.

"Mudah-mudahan perkara ini bisa segera kami limpahkan ke Kejaksaan untuk tahap I. Kalau SPDPnya sudah kami kirimkan," terang Agus.

6. Dibujuk Pakai Buah Manggis

Ajakan memetik buah manggis menjadi manjur buat SH.

Ia berhasil merayu cucu tirinya untuk mengikuti kemauan bejatnya. 

Kapolsek Tanjungpandan AKP Agus Handokok menjelaskan waktu itu, korban sedang berbaring di kamarnya pada Rabu (16/1/2019) lalu.

Pada saat itu, suasana rumah sepi lantaran sang ibu bekerja dan sang nenek sedang pergi keluar.

RN kemudian dititipkan kepada pelaku. 

"‎Menurut keterangan pelaku, dia ini sempat mengimingi korban mau diajak metik buah manggis. Namanya juga anak kecil diimingi itu, akhirnya diiyakan korban dan terjadilah tindakan asusila itu," papar Agus.

7. Ambil Casing HP

Niat awal bejat SH ternyata tak muncul begitu saja.

Semuanya berawal dari melihat cucu tirinya sedang berbaring di tempat tidur.

Ketika itu, SH ingin mengambil casing ponsel di kamar korban.

Saat itulah, korban melihat cucunya sedang berbaring lalu muncul niat tak baik tersebut. 

8. Residivis Pencabulan

Pencabulan yang dilakukan SH bukan yang pertama.

SH merupakan residivis kasus serupa dan pernah divonis penjara oleh Pengadilan Tanjungpandan pada tahun 2012.

Korbannya waktu itu juga anak di bawah umur yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan istri pertamanya.

"Pelaku ini bebas bersyarat pada 2014 tapi pada kenyataannya hukuman yang dijalani tidak membuat efek jera kepada pelaku. Karena terbukti pelaku kembali mengulangi perbuatan yang sama," jelas Agus.

9. Hati-hati Titip Anak

Agus mengimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati ketika ingin menitipkan anak.

Menurutnya orang tua harus lebih selektif dan mengenal latar belakang seseorang yang akan diberikan kepercayaan menitipkan anak.

"Karena kita bisa lihat pemberitaan di media akhir-akhir ini tindak pidana yang brutal dan sadis setelah terungkap ternyata pelakunya ‎orang yang dikenal. Ini menjadi pembalajaran kita semua untuk lebih berhati-hati," katanya. (dol)

10.  Saya Menyesal

SH (58) mengaku menyesal telah melakukan perbuatan asusila kepada cucu tirinya sendiri.

Dirinya beralibi kurangnya pemahaman agama sehingga membuatnya melakukan perbuatan tindak pidana yang sama untuk kedua kali.

"Karena saya ini jauh dari agama tidak pernah salat jadi kayak gini. Saya menyesal lah pak," katanya saat ditemui pos belitung.

11. Pakai Jari

Awal berniat melakukan tindak asusila, SH mendapat penolakan dari sang cucu.

Namun, ajakan memetik buah manggis menjadi jurus maut SH untuk meluluhkan sang cucu. 

Setelah itu, SH memasukkan jari telunjuk kiri ke bagian sensitif korban.

"Pakai jari ini pak," katanya sembari mengangkat tangan kiri yang terborgol.

SH juga mengakui sebelumnya pernah melakukan perbuatan yang sama. Bahkan korbannya ternyata masih kerabat istri pertamanya.

"Iya dulu pernah tapi say lupa tahun berapa. Korbannya itu anak ipar istri saya," ungkapnya. 

(Bangkapos.com/Edy Yusmanto/Dede Suhendar)

Penulis: ediyusmanto
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved