Pasien Wanita Koma Bisa Melahirkan, Kok Bisa? Polisi Bongkar Fakta Ini

Menurut media setempat, pasien wanita (29) tersebut merupakan pasien di pusat Hacienda HealthCare di Phoenix.

Pasien Wanita Koma Bisa Melahirkan, Kok Bisa? Polisi Bongkar Fakta Ini
Mothering
Ilustrasi wanita hamil (foto ini tak ada kaitannya dengan berita di bawah) 

BANGKAPOS.COM – Masih ingat kasus pasien wanita yang telah koma selama 10 tahun lalu tiba-tiba melahirkan?

Menurut media setempat, pasien wanita (29) tersebut merupakan pasien di pusat Hacienda HealthCare di Phoenix.

Di mana ia telah koma selama 10 tahun lebih.

Namun pada Rabu (9/1/2019), pasien tersebut tiba-tiba melahirkan bayi laki-laki yang sehat.

Alhasil keluarga dan staf medis menduga ia menjadi korban pelecehan seksual.

Saat itu, polisi Phoenix bergerak cepat. Mereka langsung mewawancarai saksi dan melakukan penyelidikan.

Untuk mengusut kasus ini, polisi Phoenix akan melakukan tes DNA terhadap seluruh perawat pria di pusat medis ini.

Dan kabar terbaru mengatakan polisi sudah menemukan DNA yang sesuai.

Siapakah dia?

Dilansir dari dailymail.com pada Kamis (24/1/2019), nama pelaku adalah Nathan Sutherland (36).

Menurut polisi, Sutherland merupakan perawat praktis yang berlisensi sejak tahun 2011.

Tidak ada bukti langsung ayah empat orang anak ini atas tuduhan pelecehan tersebut, namun tes DNA telah mengidentifikasi dia sebagai ayah bayi itu.

Awalnya, terdakwa sempat menolak menjawab pertanyaan penyidik setelah penangkapannya. Namun akhirnya dia mengakui hasil tes DNA tersebut.

Pengacara Sutherland, David Gregan, mengatakan kliennya tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya.

//

Tapi dia tetap ditahan dengan tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap orang dewasa yang rentan.

Nathan Sutherland.
dailymail.co.uk
Nathan Sutherland.

Sutherland diketahui baru saja bercerai dengan istrinya, Bridget Sutherland, tahun lalu. Perceraian mereka disahkan satu hari sebelum kelahiran bayi tersebut pada 28 Desember 2018.

Setelah polisi mengantongi nama terdakwa, ia juga diberhentikan dari pusat medis tersebut. Bahkan lisensi perawatnya dicabut.

Pihak Hacienda HealthCare menyatakan bahwa setiap staf yang melakukan kesalahan dan merugikan pasien akan diberhentikan.

"Sekali lagi, kami menawarkan permintaan maaf dan mengirimkan simpati kami yang terdalam kepada klien dan keluarganya, kepada masyarakat dan kepada mitra agensi kami,” pernyataan dari Hacienda HealthCare.

Sersan polisi Phoenix, Tommy Thompson mengatakan Sutherland ditangkap pada hari yang sama setelah hasilnya tes DNA keluar.

Menurut Tommy, terdakwa telah bekerja di Hacienda selama delapan tahun.

Catatan negara menunjukkan ia pertama kali menjadi asisten perawat klinis pada tahun 2005, sebelum menjadi perawat praktisi berlisensi.

Dia berasal dari Haiti dan seorang yatim piatu.

Nathan Sutherland.
dailymail.co.uk
Nathan Sutherland.

"Orang tua saya berpisah di Haiti dan saya ingat ibu saya tidak bisa merawat kami, jadi dia membawa kami ke panti asuhan," kata Sutherland pada 2011.

Esella Burr, seorang mantan tetangga, menggambarkan terdakwa sebagai 'pria yang pendiam'.

Burr mengatakan Sutherland kadang-kadang akan melambai atau memulai percakapan dengannya dan mengatakan bahwa dia menikmati pekerjaannya sebagai perawat.

Selanjutnya, Sutherland akan muncul di Pengadilan Tinggi Arizona Downtown pada tanggal 30 Januari 2019 nanti.

Berita ini sudah tayang di Intisari Online dengan judul Lewat Tes DNA, Polisi Tetapkan Seorang Perawat Sebagai Tersangka dalam Kasus Wanita Koma Tiba-tiba Melahirkan

//
Editor: ediyusmanto
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved