Minta Jangan Ditembak, Pelaku Penganiayaan Serahkan Diri ke Polisi

Dari hasil negosiasi dengan pihak keluarga, akhirnya pelaku bersedia menyerahkan diri, dengan catatan tidak ditembak

Minta Jangan Ditembak, Pelaku Penganiayaan Serahkan Diri ke Polisi
net
Ilustrasi penganiayaan. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Tim gabungan Reskrim Polres Bangka Selatan dan jajaran Polsek Payung meringkus BL. Warga Desa Malik ini dijemput tim gabungan, di desa Sungai Selan, Bangka Tengah, Minggu (27/1/2019) atas tuduhan tindak pidana penganiayaan dengan pemberatan.

Penganiayaan dengan pemberatan tersebut dilakukan BL terhadap Yudi Batara, warga camp kepo 3 Desa Malik Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan.

Kapolres Bangka Selatan AKBP Aris Sulystiono, SH,MH menyebut kronologis pengungkapan kasus ini bermula dari laporan istri korban terkait keberadaan pelaku.

Setelah mendapat laporan tersebut, anggota langsung menuju TKP untuk mengamankan tersangka.

" saat anggota tiba di TKP, pelaku sudah melarikan diri, hanya ada kedua orang tua dan istri pelaku di lokasi. Mengetahui hal tersebut, kami langsung memberikan pemahaman kepada keluarga, supaya tersangka menyerahkan diri dalam waktu selama 24 jam," ujar Aris.

Dari hasil negosiasi dengan pihak keluarga, akhirnya pelaku bersedia menyerahkan diri, dengan catatan tidak ditembak.

Ia mengatakan setelah diberikan penjelasan orang tua pelaku bersedia untuk menyerahkan tersangka kepada polisi, asalkan jangan ditembak.

Kemudian sekira pukul 13.00 Wib keberadaan pelaku diketahui dan langsung dibawa ke Mapolsek untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun barang bukti kejahatan yang berhasil diamankan oleh petugas yakni satu bilah parang, satu helai celana merah dan satu unit motor Yamaha Mio Z dengan plat polisi BN 6887 VD.

" Setelah dilakukan pendekatan akhirnya, keluarga sepakat menyerahkan tersangka untuk diproses hukum asal jangan ditembak.

Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan ke Mapolsek Payung guna dilakukan penyidikan lebih lanjut, atas perbuatannya pelaku disangkakan melanggar pasal 351 ayat 2," pungkasnya.(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved