Kisah Putra Belitung H AS Hanandjoeddin Menaklukkan Pasukan Gaib dengan Istigfar

Kendati sempat merinding, namun Hanandjoeddin memberanikan diri berseru kepada pasukan gaib

Kisah Putra Belitung H AS Hanandjoeddin Menaklukkan Pasukan Gaib dengan Istigfar
bangkapos.com/Wahyu K
Foto Komodor Muda Udara Adisutjipto dan Lettu Hanandjoeddin dalam buku biografi H.AS Hanandjoeddin karya Haril Andersen. (Repro) 

BANGKAPOS.COM--Tidak banyak yang bisa diceritakan oleh Indra Cahya, anak dari H AS Hanandjoeddin, anggota TNI AU yang melegenda.

Bercerita dengan suara bergetar, Indra sesekali sempat mengusap air mata harunya karena sang ayah yang menjadi calon pahlawan nasional.

Anak ke-6 dari Hanandjoeddin ini mengenang ayahnya sebagai sosok yang bersahaja dan tidak membanggakan karir.

Bahkan ia sendiri tak banyak mengetahui jejak perjuangan ayahnya.

"Beliau tidak pernah cerita jadi kami (anaknya) tidak tahu, saat beliau meninggal saya cari arsip di lemarinya saya berikan pada Lanud Haris. Saat itu beliau bilang ke saya kaget karena bintang jasa bapak (H AS Hanandjoeddin) banyak. Saya lebih terkejut, karena baru lihat profil beliau," katanya pada Rabu (29/8/2018).

Ia mengatakan mungkin sang ayah tak pernah menceritakan karena tak ingin anak-anaknya besar kepala.

Namun sejarah mencatat, nama H AM Hanandjoeddin pernah mengharumkan nama Indonesia dengan kisah heroiknya.

Dikutip dari buku ‘Sang Elang: Serangkai Kisah Perjuangan H AS Hanandjoeddin di Kancah Revolusi Kemerdekaan RI’ karya Haril M Andersen.

Kisah H AM Hanandjoeddin satu ini cukup nyeleneh.

Tidak sedikit kisah-kisah ‘nyeleneh’ dan bernuansa mistis yang dialami sejumlah petarung republik, seperti pengalaman serdadu AURI (Angkatan Udara Republik Indonesia, kini TNI AU) di pedalaman Trenggalek, Jawa Timur.

Halaman
1234
Editor: tidakada016
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved