22 ASN Pemprov Babel yang Terlibat Korupsi Sudah Dipecat Akhir Desember

Mereka tidak mengembalikan gaji yang telah diterima. Menurut evaluasi Mempan enggak masuk akal

22 ASN Pemprov Babel yang Terlibat Korupsi Sudah Dipecat Akhir Desember
BANGKAPOS.COM/KRISYANIDAYATI
Kepala BKPSDM Babel, Sahirman Jumli 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sahirman Jumli mengatakan, 22 Aparatur Sipil Negara yang terlibat tindak korupsi telah dilakukan pemecatan pada Desember lalu.

Ia menyebutkan, SK pemecatan bagi ASN ini menyusul adanya Surat Keputusan Bersama 3 Menteri yakni Kemendagri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait pemecatan PNS yang terbukti secara inkrah korupsi.

"Pemprov Babel sudah 100 persen mengeluarkan SK pemecatan bagi 22 orang yang terlibat korupsi susah ada SK pemcatan ini dilakukan pada akhir Desember, sesuai SKB tiga menteri," kata Sahirman, Selasa (29/1/2019).

Sahirman membeberkan, berdasarkan rapat evaluasi pada akhir Desember langsung para ASN yang terlibat korupsi yang sudah inkrah dinyatakan dipecat dengan tidak hormat dan tidak mendapatkan pensiun.

Namun, mereka tidak menggantikan gaji yang telah diterima ketika masuk kembali bekerja usai menjalankan masa hukuman.

"Mereka tidak mengembalikan gaji yang telah diterima. Menurut evaluasi Mempan enggak masuk akal mereka mengembalikan karena mereka kerja dan melaksanakan tugas dan otomatis mereka dapat hak," jelasnya.

Para ASN yang kembali bekerja usai menjalani hukuman, bukan salah mereka. Pasalnya, memang tak ada SK pemecatan.

"Mereka tidak salah mengerjakan tugas karena memang tidak ada SK Pemberhentiannya sehingga mereka tetap kerja dan bukan kesalahan mereka," tambahnya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved