Gubernur Sarankan Dana Desa Juga Digunakan Program Pemberdayaan Termasuk untuk Ini

Ia menyebutkan, dana ini bisa masukkan dalam katagori pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan

Gubernur Sarankan Dana Desa Juga Digunakan Program Pemberdayaan Termasuk untuk Ini
Bangka Pos/Krisyanidayati
Gubernur Babel Erzaldi Rosman. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman meminta agar pemerintah desa dapat menganggarkan dana antisipasi penyakit melalui dana desa, salah satunya untuk mengantisipasi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). 

Ia menyebutkan, dana ini bisa masukkan dalam katagori pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan masyarakat hidup sehat. 

"Juru pemantau jentik bukan tidak ada, tapi sudah ada protap dan SOP. Jadi desa dengan kekuatan anggaran yang sudah ada di mereka itu bisa digunakan untuk pemeberdayaan masyarakat, termasuk untuk antisipasi bencana," katanya.

Menurutnya, kegiatan pemberdayaan tidak semata-mata untuk membayar honor.

Namun, menyiapkan program antisipasi bencana misalnya masyarakat harus menjaga lingkungan.

"Sebagian desa kelompok sekalipun bukan dalam bayar honor, tapi ada anggaran siapkan untuk menanggulangi di BDB, di post anggarannya bukan mengantisipasi DBD, tapi mungkin anggaran dalam tanggap darurat bencana," ujarnya. 

Ia menjelaskan, dana desa jangan hanya digunakan untuk pembangunan fisik.

Desa menurutnya dituntut untuk kreatif dalam mengelola anggaran, namun ditegaskannya harus tetap mengacu pada aturan.

"Desanya harus kreatif, jangan membuat RKADes itu proyek melulu, tapi juga harus pemberdayaan.

Pernah ada kejadian lapangan bola dikandangi, kan ini buat apa coba," tambahnya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved