Pendiri Yayasan BPJ Peduli Bantu Daeng Usman Pengidap Tumor Usus di Sungailiat

Karena kita tau hal seperti ini harus saling gotong-royong, kita tulus membantu sesama yang membutuhkan

Pendiri Yayasan BPJ Peduli Bantu Daeng Usman Pengidap Tumor Usus di Sungailiat
Bangkapos
Founder Yayasan BPJ Peduli Bambang Patijaya (BPJ), dan Eddy Iskandar, Ketua Yayasan BPJ Peduli Sugianto menyambangi kediaman Usman 

BANGKAPOS.COM--Yayasan BPJ Peduli yang didirikan Tokoh pemuda Babel Bambang Patijaya kembali melakukan aksi sosial langsung ke masyarakat.

Kali ini, begitu mendapat informasi dari masyarakat mengenai sakit diderita Daeng Usman, Yayasan BPJ Peduli langsung turun membantu keluarga Usman untuk meringankan bebannya.

Daeng Usman (41) warga Nelayan II, Sungailiat, Kabupaten Bangka selama ini menderita kanker tumor usus.

Founder Yayasan BPJ Peduli Bambang Patijaya (BPJ), dan Eddy Iskandar, Ketua Yayasan BPJ Peduli Sugiant berbincang dengan keluarga Usman
Founder Yayasan BPJ Peduli Bambang Patijaya (BPJ), dan Eddy Iskandar, Ketua Yayasan BPJ Peduli Sugiant berbincang dengan keluarga Usman (Bangkapos)

Didampingi Founder Yayasan BPJ Peduli Bambang Patijaya (BPJ), dan Eddy Iskandar, Ketua Yayasan BPJ Peduli Sugianto menyambangi kediaman Usman, sekaligus menyerahkan bantuan untuk keluarga korban yang menderita kanker usus.

Bambang mengatakan kedatangannya bersama bapak Eddy Iskandar kali ini mendampingi Yayasan BPJ Peduli untuk mengunjungi dan menjenguk keluarga Usman di kediamannya di Nelayan II, Sungailiat.

"Kita menjenguk Usman, usai mendapat laporan dari masyarakat bahwa Usman sedang sakit kanker tumor usus, dan dirawat di RSCM dr. Cipto Mangunkusumo untuk penindakan lebih lanjut, karena ditakutkan terkena infeksi," ucap Bambang Patijaya.

Di sana, pasien ditangani oleh pihak rumah sakit dengan menggunakan layanan kesehatan BPJS.

Menurut BPJ panggilan akrabnya, keluarga Usman ini sudah betul saat sakit rujukannya menggunakan BPJS.

Cuma permasalahannya adalah penanganan di sana lambat, hal seperti ini kan memang terus menerus terjadi baik di Bangka, Jakarta, dan wilayah lain itu sama yaitu menyoal pelayanan.

"Padahal kita tahu BPJS ini kan diberikan amanat oleh negara untuk melayani masyarakat dalam bidang kesehatan, tetapi pada praktek pelayanannya yang belum maksimal," ia menuturkan.

Halaman
123
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved