Siswa SMKN 1 Airgegas Tewas, Sopir Kabur ke Kebun Sawit

Arianto meninggal dunia setelah mengalami luka parah pada bagian kepalanya.

Siswa SMKN 1 Airgegas Tewas, Sopir Kabur ke Kebun Sawit
(Bangka Pos/Riki Pratama)
Kecelakaan maut di jalan Jenderal Sudirman dekat tikungan sekolah Stania komplek perkantoran PT Kobatin, Bangka Tengah 

BANGKAPOS.COM - Arianto Putra, siswa SMKN 1 Airgegas, Bangka Selatan menghembuskan nafas terakhir setelah motor yang dikendarainya bertabrakan dengan truk di Jalan Jenderal Sudirman, atau tepatnya di dekat komplek PT Koba Tin, Koba Bangka Tengah, Selasa (29/1/2019) pukul 15.30 WIB.

Arianto meninggal dunia setelah mengalami luka parah pada bagian kepalanya.

informasi yang dihimpun, Arianto yang mengendarai motor dengan nomor polisi BN 6085 VR melaju dari arah bundaran Koba menuju ke Kantor KONI Bateng. Sedangkan, truk datang dari arah sebaliknya.

Saat tiba di lokasi kejadian, kecelakaan tidak terhindarkan. Motor yang dikendarai Arianto rusak berat. Sedangkan, sopir truk diduga melarikan diri usai kejadian tersebut.

Kasat Lantas Polres Bateng, Iptu Wallyuddin mengatakan pihaknya sudah melaksanakan olah TKP. Termasuk mengejar pengemudi truk yang melarikan diri.

"Kami juga minta bantuan anggota Polri yang lain untuk melakukan pengejaran atau menyetop mobil truk yang diduga menabrak korban," jelas Wallyuddin.

Saksi mata, Rizki Atianti menjelaskan Arianto diduga menabrak bagian belakang truk yang menyeberang dari arah berlawanan.

"Saya melihat kejadian itu, langsung mengejar sopir, tapi truk tersebut masuk dan sembunyi ke kebun sawit, saya hilang jejak, ditambah truk tidak ada nomor polisinya, bahkan saya sudah tanya ke warga-warga namun tidak satu pun yang melihat mobil truk tersebut lewat," pungkasnya. 

Baca berita selengkapnya di edisi cetak Bangka Pos, Rabu 30 Januari 2019. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Editor: tidakada012
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved