Tahun 2018, 224 Pasien DBD Rawat Inap di RSUD Depati Hamzah

DBD yang ditangani di rumah sakit ini, didominasi oleh pasien anak-anak, sekitar 70 persen

Tahun 2018, 224 Pasien DBD Rawat Inap di RSUD Depati Hamzah
Bangkapos/irakurniati
Gedung baru RSUD Depati hamzah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sepanjang 2018 tercatat ada 224 pasien penyakit Demam berdarah dengue (DBD) yang dirawat inap di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.

Diempat bulan pertama 2018 tersebut, jumlah kunjungan pasien mencapai 26 orang setiap bulannya.

Lalu dipertengahan tahun kondisi ini menurun dan beranjak meningkat kembali dipenghujung 2018. 

Kasi rekam medis RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, Yuliza, mengatakan, pasien DBD selalu tercatat setiap bulannya. Baik itu perawatan inap maupun rawat jalan.

Pada rawat jalan saja, dalam setahun ada sekitar 150 pasien yang berobat. 

DBD yang ditangani di rumah sakit ini, didominasi oleh pasien anak-anak, sekitar 70 persen. 

"untuk bulan januari 2019 ini saja, yang dirawat inap sudah ada 21 pasien. Dan rawat jalan ada 20 pasien." kata Yuliza, Selasa (29/1/2019). 

Meski cukup banyak pasien DBD yang berobat kesini, kepala bidang pelayanan RSUD Depati Hamzah, M.Thamrin, mengatakan, pihaknya masih mampu menangani ketersediaan stok darah bagi pasien, dengan selalu berkoordinasi dengan PMI Pangkalpinang,

pasalnya RSUD Depati hamzah belum memiliki bank darah sehingga harus mengambil keperluan pendonoran darah di PMI.

Namun, jika stok darah yang dibutuhkan kosong, Thamrin menyebutkan, pihak rumah sakit mencari donor darah dari keluarga pasien atau pegawai rumah sakit untuk mencukupi kebutuhan darah bagi pasien tersebut. 

"masih bisa ditangani. Sejauh ini belum ada masalah mengenai stok darah. Biasanya kami mengambil stok darah ke PMI kalau sedang butuh pendonoran saja." jelasnya. (*)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved