VIDEO: Bupati Bangka Tegaskan OPD Jangan Loyo

Pada kesempatan itu Mulkan meminta agar perjanjian kinerja tersebut direalisasikan dan diimplementasikan bukan

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Bupati Bangka Mulkan bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bangka melakukan penandatangan perjanjian kinerja perangkat daerah, Kamis (31/1/2019) di Ruang Rapat Sekretariat Daerah.

Pada kesempatan itu Mulkan meminta agar perjanjian kinerja tersebut direalisasikan dan diimplementasikan bukan sekedar sebagai pelengkap administasi atau mengikuti aturan yang diamanahkan oleh pemerintah.

"Harus ada rasa memiliki dan mencintai OPD sehingga apa yang sudah diprogramkan dapat terlaksana dengan baik.

Bukan selesai menandatangani kontrak kinerja ini selesailah pekerja kita, belum tetapi harus diterjemahkan dan direalisasi di lapangan sehingga kinerja dapat berhasil dilaksanakan," tegas Mulkan.

Ia berharap agar seluruh OPD melaksanakan tugas dengan baik karena kinerja yang dilaksanakan dibayar oleh pemerintah pusat.

Ditegaskan kinerja yang sudah dilaksanakan oleh para OPD bukan sia-sia karena mendapat insentif dan bonus bagi daerah.

Untuk itu pada tahun 2019 ini Pemkab Bangka akan bekerjasama dengan kementerian aparatur negara dan birokrasi reformasi dalam memberikan membimbing Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). 

"Nilai SAKIP kita bisa berubah tidak B lagi tetapi ditantang oleh deputi harus A. Jadi kinerja kita harus ditingkatkan. Jangan ada loyo-loyo lagi. Kita harus bersaing dengan daerah-daerah lain. Sebenarnya kita malu dengan Bangka Tengah. 

Bangka Tengah sudah dapat nilai SAKIP BB. Posisi kursi mereka sudah di depan kita, kita di belakang mereka. Padahal kita kabupaten tertua," sesal Mulkan.

Bahkan Bangka Tengah sudah mempertahankan nilai SAKIP B selama tiga tahun. Ini sudah tahun ke empat sudah meningkat ke nilai BB dan mereka dapat insentif Rp 8 milyar.

Sedangkan Kabupaten Bangka tidak berhasil meraih insentif penilaian SAKIP

Untuk itu Pemkab Bangka akan mengejar target penilaian SAKIP BB sehingga bisa meraih insentif dari pemerintah pusat. Namun semua itu tidak terlepas dari peran para OPD di Pemkab Bangka.

"Apabila ada peningkatan berarti OPD-nya berhasil, kami akan tetap pertahankan kepala OPD-nya tetapi kalau ada penurunan kami akan berikan punishment (hukuman--red)," tegas Mulkan.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved