Ikut Kompetisi Binaraga, Muazin yang 15 Tahun Kumandangkan Azan Sebuah Masjid di Israel Dipecat

15 Tahun Kumandangkan Azan, Muazin Sebuah Masjid di Israel Dipecat Gara-gara Ikut Kompetisi Binaraga

Ikut Kompetisi Binaraga, Muazin yang 15 Tahun Kumandangkan Azan Sebuah Masjid di Israel Dipecat
Istimewa
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, TEL AVIV -- Selama hampir 15 tahun Ibrahim Masri dengan setia mengumandangkan azan di sebuah masjid di kot Acre, wilayah utara Israel.

Namun, Ibrahim kehilangan peran yang sudah lama dilakoninya gara-gara dia mengikuti sebuah kompetisi binaraga.

Kementerian Dalam Negeri Israel memecat Ibrahim dari pekerjaannya di masjid El-Jazzar karena menilai pastisipasinya dalam kejuaraan yang digelar pada 2017 tak sejalan dengan peran religiusnya.

Ternyata, pria 46 tahun itu tak hanya dikenal sebagai muazin di kota Acre, sebab Ibrahim sudah mulai berlatih angkat berat dan binaraga sejak belia.

Dia menilai tidak ada pertentangan apapun antara olahraga yang dijalaninya dan agama yang dia peluk.

Pria Pengangguran Ini Tak Sengaja Temukan Harta Karun, Lalu Mendadak Kaya dan Langsung Beli Rumah

"Ini keputusan yang tidak adil. Dalam Islam kami malah didorong untuk berolahraga," kata Ibrahim kepada AFP.

Namun, pemerintah Israel menilai pakaian yang dikenakan Ibrahim saat tampil dalam kompetisi binaraga dianggap tak pantas dengan perannya sebagai muazin.

Ibrahim, yang berbobot sekitar 105 kilogram itu merupakan etnis minoritas Arab-Israel yang berjumlah 18 persen dari seluruh penduduk negeri itu.

Pada 2017, dia ambil bagian dalam kejuaraan binaraga Israel dan menjadi juara di kelasnya.

Namun, beberapa bulan kemudian dia dipanggil sebuah komite urusan keagamaan di wilayah utara Israel.

Bule Ngamuk hingga Obrak-abrik di Kantor Konjen Swiss di Denpasar, Petugas Terpaksa Lakukan Ini

Halaman
12
Editor: asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved