Pasang Tarif Rp 1 Juta Sekali Kencan, Pegawai Honorer Jadi Mucikari Prostitusi Online

Kasus dugaan prostitusi online dengan tersangka seorang mucikari berinisial SD (31), ternyata sudah tiga kali melakukan transaksi dengan korbannya

Pasang Tarif Rp 1 Juta Sekali Kencan, Pegawai Honorer Jadi Mucikari Prostitusi Online
Akun Media Sosial/Tribun Pontianak
Pasang Tarif Rp 1 Juta Sekali Kencan, Pegawai Honorer Jadi Mucikari Prostitusi Online 

Pasang Tarif Rp 1 Juta Sekali Kencan, Pegawai Honorer Jadi Mucikari Prostitusi Online

BANGKAPOS.COM - Kasus dugaan prostitusi online dengan tersangka seorang mucikari berinisial SD (31), ternyata sudah tiga kali melakukan transaksi dengan korbannya yang sekaligus pelapor SS (22).

Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto mengungkapkan, tiga transaksi tersebut terjadi dalam waktu dan tempat berbeda.

"Yang pertama Sabtu 26 Januari 2019 sekitar pukul 13.00 WIB, di Hotel B. Kedua Sabtu 26 Januari 2019 sekitar pukul 16.00, di A kamar 103, dan yang ketiga pada Senin 28 Januari 2019 sekitar pukul 17.10 di Hotel C kamar 01," kata Eko, Kamis (31/01/2019).

Eko menjelaskan, uang hasil dari melayani tamu tersebut diambil tersangka.

Korban atau pelapor tidak mendapat bagian sama sekali.

Tarif Korban

Kata AKP Eko Mardianto, tersangka mucikari SD mematok tarif korban dari Rp 1 juta hingga Rp 1, 5 juta untuk sekali kencan.

Hal tersebut dibenarkan X.

"Tarif Rp 1-1,5 juta sekali kencan bang," kata Eko.

Halaman
1234
Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved