Imlek 2019

Imlek 2019 - Bukan Sekadar Tahun Baru, Inilah 21 Fakta Menarik Tentang Tahun Baru Imlek di Tiongkok

Imlek 2019 - Bukan Sekadar Tahun Baru, Inilah 21 Fakta Menarik Tentang Tahun Baru Imlek di Tiongkok

Imlek 2019 - Bukan Sekadar Tahun Baru, Inilah 21 Fakta Menarik Tentang Tahun Baru Imlek di Tiongkok
Bangka Pos
Foto Ilustrasi Imlek 2019 

Tahun Baru Cina berkisar dari 21 Januari hingga 20 Februari. Pada 2019, itu terjadi pada 5 Februari. Untuk daftar lengkap tanggal dan acara, periksa kalender Tahun Baru Imlek kami.

Kalender lunar masih sangat penting di Cina, meskipun secara resmi telah dipindahkan ke kalender Gregorian seperti bagian dunia lainnya. Semua liburan tradisional dan hari-hari seperti Winter Solstice dirayakan. Beberapa orang masih menghitung hari ulang tahun dan usia mereka sesuai dengan kalender lunar juga!

3. Ini adalah hari untuk berdoa kepada para dewa

Festival Musim Semi pada awalnya adalah hari seremonial untuk berdoa kepada para dewa untuk musim tanam dan panen yang baik.

Sebagai masyarakat agraris, panen adalah segalanya. Orang-orang juga berdoa kepada leluhur mereka, karena mereka diperlakukan sebagai dewa (lihat Mulan untuk referensi).

4. melawan monster

Tetapi mitos itu jauh lebih menarik. Menurut salah satu legenda, ada monster bernama Nian (年). Itu akan terjadi setiap Malam Tahun Baru.

Kebanyakan orang akan bersembunyi di rumah mereka.

Tetapi seorang anak laki-laki cukup berani untuk melawannya menggunakan petasan.

Keesokan harinya, orang-orang merayakan kelangsungan hidup mereka dengan menyalakan lebih banyak petasan. Dan latihan itu menjadi bagian penting dari Festival Musim Semi.

5. Kembang api paling banyak meledak di dunia malam itu

Seperti dalam mitos tentang Nian, petasan seharusnya menakuti monster dan nasib buruk. Jadi orang-orang tetap terjaga di Malam Tahun Baru China dan menyalakan petasan pada tengah malam. Di pagi hari, petasan digunakan lagi untuk menyambut tahun baru dan semoga sukses.

Malam itu juga, keluarga juga membakar uang kertas palsu dan mencetak batangan emas untuk menghormati orang yang mereka cintai yang sudah meninggal. Mirip dengan liburan Chuseok Korea atau tradisi Hari Orang Mati Meksiko, mereka percaya persembahan akan membawa keberuntungan dan keberuntungan bagi nenek moyang mereka di akhirat.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved