Imlek 2019 - 11 Warga Binaan Lapas Narkotika Pangkalpinang Dapat Remisi

11 orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas III Pangkalpinang mendapatkan remisi khsusus Hari Raya Imlek 2019

Imlek 2019 - 11 Warga Binaan Lapas Narkotika Pangkalpinang Dapat Remisi
istimewa
Kepala Lapas Narkotika Kelas III Pangkalpinang menyerahkan SK Remisi bagi warga binaan di Lapas Narkotika Pangkalpinang, Selasa (5/2/2019). 

BANGKAPOS.COM  - 11 orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas III Pangkalpinang mendapatkan remisi khsusus Hari Raya Imlek 2019 bagi warga binaan yang beragama Konghucu.

Remisi yang diberikan juga variatif mulai dari satu orang mendapatkan remisi 15 hari, delapan orang memperoleh remisi 1 bulan dan dua orang mendapatkan remisi 1 bulan 15 hari.

Pemberian remisi ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor : PAS-86.PK.01.01.02 Tahun 2019 Tanggal 31 Januari 2019, dan Nomor : PAS-86.PK.01.01.02 Tahun 2019 Tanggal 31 Januari 2019, yang dibacakan dan diserahkan langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas III Pangkalpinang, Yogu Wicaksi dalam upacara pemberian remisi, di Lapas Narkotika Pangkalpinang, Selasa (5/2/2019).

"Remisi Hari Raya Imlek sebagai bentuk hadirnya Negara bagi para Warga Binaan sebagai wujud hadiah, khususnya yang beragama Konghucu yang selama ini telah menunjukan perubahan diri serta berkelakuan baik dalam masa pembinaannya”, kata Yogu melalui rilis yang diterima bangkapos.com

Yogu Wicaksi menyebutkan ada 21 orang warga binaan yang beragama Konghucu, namun hanya 11 yang mendapatkan remisi lantaran beberapa hal.

“Dari 21 Warga Binaan yang beragama Konghucu hanya 11 orang yang berhak mendapatkan remisi. 10 lainnya belum mendapatkan Remisi Imlek terdiri dari 5 orang dalam tahap Proses, 1 orang belum memenuhi syarat, 2 orang status tahanan, dan 2 orang sedang menjalani pidana subsidairnya," ujarnya.

Ia memastikan, dalam pemberian tidak dikenakan biaya apapun, selagi para warga binaan dapat berkelakuan baik dan memenuhi aturan yang ditetapkan di Lapas.

“Seluruh pemenuhan Hak-hak tidak memerlukan biaya, cukup berkelakuan baik dan mengikuti segala aturan yang berlaku maka kami akan selalu memenuhi hak-hak saudara," tegasnya.

Dirinya mewanti-mewanti agar warga binaan di Lapas tidak melanggar aturan, khususnya penggunaaan telepon genggam secara ilegal. Jika ditemukan, pihaknya tak akan segan-segan memeberikan sanksi hingga mencabut remisi yang telah diberikan.

“Kepada saudara sekalian Jauhi Narkoba, utamanya penggunaan handphone Ilegal didalam Lapas, Pihak Lapas sudah memberikan kemudahan akses komunikasi keluarga melalui WARTELSUSPAS. Kita sepakati siapapun yang melanggar aturan ini, maka remisi akan kami cabut, dan ditindak lebih lanjut”, tegasnya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved