Breaking News:

Imlek 2019, Hati Senang Anak dan Cucu Pulang ke Bangka

Yang paling penting katanya, makna Imlek bisa berkumpul bersama anak dan cucu, keluarga dan teman

Bangka Pos/ Resha Juhari
Warga Sembahyang menyambut Imlek di Kelenteng Kwan Tie Miaw 

Walau kondisi perekonomian di daerah sedang terpuruk, namun merayakan Imlek bagi mereka sebuah keharusan.

Kemeriahan Imlek tak hanya terukur pada banyaknya makanan dan menuman yang disajikan, namun lebih kepada kebersamaan. 

Ajung  (45) misalnya. Warga Kimhin Sinarbaru Kecamatan Sungailiat Bangka ini setiap tahun selalu membuat acara open house di rumahnya.

Beberapa tenda ia dirikan, berikut meja kursi. Rumah mantan pengusaha timah yang kini bergelut di dunia perkebunan sawit itu selalu ramai dikunjungi.

"Silahkan dicicipi makanannya," kata Ajung kepada para tamu, Selasa (5/2/2019).

Satu hal yang menarik menurut Bupati Bangka, Mulkan kepada Bangka Pos, Selasa (5/2/2019) malam, kebersamaan umat beragama di daerah ini masih tetap terjalin.

Ketika warga keturunan sedang merayakan hari raya, maka tak hanya sesama etnis yang datang, namun juga Umat Muslim.

"Sungguh luar biasa, pembauran antar umat masih terasa. Rasa saling menghormati antar umat beragama tetap terjalin di daerah ini. Itu yang harus tetap dipelihara," katanya.

Mulkan beserta istri, Ny Yusmiati bahkan sejak pagi hingga malam hari rela mendatangi sejumlah rumah warga keturunan di Sungailiat dan sekitarnya.

Itu sudah ia lakukan sejak dulu, sebelum menjabat sebagai Bupati Bangka.

"Dan untuk Imlek Tahun 2019 ini kita bagi bagi tugas sama Pak Wakil Bupati (Sahbudin) mengunjungi rumah warga, karena tidak mungkin semua rumah kami datangi satu persatu.

Pada akhirnya kami ucapkan selamat merayakan Imlek, semoga berbahagia," kata orang nomor satu di jajaran pemerintah daerah ini.(bangkapos/ferylaskari)

Penulis: Fery Laskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved