Ada Perubahan Sistem, Gaji Pasukan Kuning Pangkalpinang Belum Bisa Cair

Sebanyak 423 pasukan kuning Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pangkalpinang belum mendapatkan gaji Januari 2019.

bangkapos/dedi q
Kepala DLH Pangkalpinang Iwansyah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Sebanyak 423 pasukan kuning Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pangkalpinang belum mendapatkan gaji Januari 2019. Hal ini terungkap saat DLH Pangkalpinang mengumpulkan para pasukan kuning ini di halaman belakan kantor DLH, Kamis (7/2/2019).

Keterlambatan pencairan karena ada perubahan sistem pembayaran gaji dari tunai ke non-tunai.

Kepala DLH Pangkalpinang. "Bulan ini kami belum dapat kepastian dari pihak perbankan apakah ini akan melalui transfer tunai atau non-tunai. Jadi ada keterlambatan gaji, Januari sampai saat ini belum bisa kami bayarkan, sambil menunggu proses," kata Iwansyah seusai pertemuan dengan para pasukan kuning.

Dia mengatakan, saat ini seluruh pasukan kuning telah dibuatkan rekening bank. Kebijakan perubahan sistem penggajian ini untuk mengikuti ketentuan yang berlaku dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Ke depannya kami ingin non-tunai. Transfer ke tabungan. Ini untuk mengikuti aturan berlaku, dan menghindari hal-hal yang tidak kami inginkan," katanya.

Iwansyah mengatakan, selama 13 tahun ia bertugas di DLH Pangkalpinang, ini adalah keterlambatan gaji pertama bagi pasukan kuning. Pihaknya sudah mengusulkan untuk pembayaran dan diharapkan segera bisa dicairkan.

"Selama 13 tahun saya di sini, baru tahun ini gaji pasukan kuning kami terlambat. Insyaallah Februari ini bisa cair, sudah kami ajukan," katanya.

Kemudian, menurut Iwansyah, perubahan sistem penggajian ini berdampak besar bagi pasukan kuning. Sebab, tak semua pasukan kuning terbiasa dan mengerti dengan perbankan.

"Tidak semua pasukan kuning ini mengerti menggunakan kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Nantinya kami khawatirkan selalu dianggap membuat ATM baru. Kemudian akan berdampak pada kesulitan bagi mereka saat mau mengambil gaji saat itu juga, karena ketersediaan ATM yang terbatas," tutur dia.

Iwansyah bilang pihaknya sudah bersurat kepada Bank Sumsel-Babel agar menyediakan unit mesin ATM di kantor DLH Pangkalpinang.

"Untuk membuat ATM khusus di kantor DLH untuk memfasilitasi mereka," ucap Iwansyah.

(BANGKAPOS.COM / dedyqurniawan)

Penulis: Dedy Qurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved