Bangka Flora Society, Fokus Konservasi, Pembinaan Generasi Muda dan Flora di Bangka Belitung

Bangka Flora Society hadir sebagai wadah untuk mengkonservasi flora yang hampir punah khususnya di kawasan Bangka Belitung.

Bangka Flora Society, Fokus Konservasi, Pembinaan Generasi Muda dan Flora di Bangka Belitung
Ist (Dokumen Bangka Flora Society)
Kegiatan Bangka Flora Society, mulai dari konservasi ex-situ di pulau anggrek hingga edukasi lingkungan serta penelitian dan pengamatan terhadap flora Babel. 

BANGKAPOS.COM – Warga Pulau Bangka Belitung patut berbangga karena dikarunai kekayaan alam yang begitu melimpah mulai dari sektor alam, hingga pertambangannya yang sangat terkenal hingga ke luar Indonesia.

Tetapi jika semua itu tidak dirawat dan dikelola dengan baik, maka suatu saat akan punah atau bahkan tidak menutup kemungkinan anak cucu kita kelak tidak bisa menikmati itu semua lagi. Oleh karena itu, Bangka Flora Society hadir sebagai wadah untuk mengkonservasi flora yang hampir punah khususnya di kawasan Bangka Belitung.

Humas Bangka Flora Society, Yuli Thulistianto, mengatakan Bangka Flora Society merupakan organisasi Profesi yang bergerak di Bidang Flora dan dirintis sejak tahun 2000, dan telah berbadan hukum sejak tahun 2005.

Organisasi ini, bergerak dalam Konservasi, Pembinaan Generasi Muda dan Pengenalan Flora yang ada di Bangka Belitung.

“Berbagai kegiatan telah kami lakukan untuk mewujudkan hal tersebut, seperti Kegiatan kemah hijau sahabat alam di Sungai Upang, Desa Tanah Bawah, lalu Ekspedisi Merah Putih Konservasi Nasional di Bukit Panca hingga edukasi ramah lingkungan,” ungkapnya kepada Bangkapos, Jumat (8/2/2019).

Saat ini Bangka Flora Society diketuai oleh Dian Rosana Anggraeni, bahkan Dian pada tahun 2015 lalu mendapat Penghargaan Kalpataru oleh Presiden RI atas Kelestarian Lingkungan.

Hingga sekarang, mereka memiliki anggota sekitar 76 orang yang tersebar diseluruh pulau Bangka Belitung, serta memiliki program rutin yang diselenggarakan ditiap wilayah masing-masing.

Bangka Flora Society pun mampu melestarikan beberapa Flora Babel yang hampir punah, dengan mendirikan tempat pengembangannya yaitu di Petaling, Kecamatan Mendo Barat dan Tanah Bawah, Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka.

Bangka Flora Society pun berharap dengan beberapa program yang sudah mereka canangkan untuk Bangka Belitung bisa berdampak untuk lingkungan sehingga masyarakat mengenal, dan memelihara Flora yang kaya di Babel. 

(Bangkapos/Yudha Palistian)

Penulis: Yudha Palistian
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved