60 Tenaga Honorer Pemprov Babel Akan Diberikan Kelas Khusus Kewirausahaan

Dari 3000 an tenaga honorer mereka yang sudah punya usaha itu diseleksi. Nanti mereka akan dibagi

60 Tenaga Honorer Pemprov Babel Akan Diberikan Kelas Khusus Kewirausahaan
Bangka Pos/Krisyanidayati
Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Elviyena. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan melatih secara intensif 60 orang tenaga kontrak atau honorer di lingkungan pemprov Babel untuk menjalankan wirausaha.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Babel, Elviyena menyebutkan setelah ratusan honorer ini mendapatkan pelatihan kewirausahaan, 60 orang yang terbaik dan telah memiliki usaha akan dibina dan diberikan pelatihan khusus.

"Dari 3000 an tenaga honorer mereka yang sudah punya usaha itu diseleksi. Nanti mereka akan dibagi dalam dua kelas, satu kelas 60 orang untuk mengikuti pelatihan di PLUT kita dan mereka dapat sertifikat pelatihan kewirausahaan," kata Elviyena, Senin (11/2/2019).

Dijelaskannya, melalui pelatihan selama lima hari nanti diharapkan tenaga honorer yang telah memiliki usaha ini dapat mengembangkan usahanya.

Sehingga, nantinya tidak hanya bergantung pendapatan dari gaji honorer.

"Honorer kita ini sudah banyak yang punya usaha ada yang jualan kue, catering, rajutan. Tapi ini belum terarah, makanya kita bantu agar mereka terarah baik pemasarannya.

Kalau mereka sudah serius dan menghasilkan enggak mau lagi mereka lirik gaji honorer apalagi omsetnya sudah belasan juta," sebut Elviyena.

Untuk sisi permodalan, pihaknya juga akan membantu. Salah satunya, dengan mengajukan prosopal sebagai wirausaha pemula yang nantinya akan mendapatkan bantuan dari kementerian koperasi.

"Mereka pelatihan itu nanti dapat sertifikat, ketika punya sertifikat bisa mengajukan ke kementerian koperasi menjadi wirausaha pemula nanti bisa dapat bantuan Rp 12-15 juta, minimal usahanya dua tahun," jelasnya.

Elviyena menyebutkan, pihaknya menggelar pelatihan kewirausahaan sebagai upaya untuk meningkatkan semangat dan jiwa usaha.

Sehingga, tenaga honorer bisa memperoleh penghasilan tambahan tanpa meninggalkan tanggungjawabnya sebagai tenaga honorer.

"Kita membangkit jiwa usahanya dulu, untuk pendampingan mereka ada PLUT, ada Balaikop. Kita berharap dia tetap bekerja tidak meninggalkan tugas dia sebagai tenaga kontrak, tapi mereka punya kemampuan lebih," katanya.

Ia menyebutkan, usaha UMKM tidak hanya terbatas pada makanan saja, banyak potensi lainnya yang masih bisa dikembangkan dan memiliki pasar yang cukup luas.

"Potensi kita besar, untuk meningkatkan perekonomian PHL kita makanya kita dorong mereka berwirausaha, tidak mengurangi kinerja di kantor tapi usaha tetap jalan," katanya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved