Pembunuh Guru Cantik di Belinyu Pasrah Divonis 20 Tahun Penjara

Terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti melanggar Pasal 340 KUHP melakukan pembunuhan berencana

Pembunuh Guru Cantik di Belinyu Pasrah Divonis 20 Tahun Penjara
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

"Terdakwa diputus 20 tahun penjara, terbukti melanggar Pasal 340 KUHP. Dalam putusan ini , hal-hal yang meringankan tidak ada.

Sebaliknya ada beberapa poin hal-hal yang memberatkan bagi terdakwa sehingga Majelis Hakim PN Sungailiat menjatuhkan vonis 20 tahun penjara," tambah Benny.

Kepala Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Belinyu, Dede MY diwakili Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yudha Pratama usai sidang, Rabu (13/2/2019) mengakui, vonis hakim sama dengan tuntutan jaksa, yaitu 20 tahun penjara.

JPU dan terdakwa ia pastikan menyatakan sikap menerima sehingga perkara tersebut memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah), jika dalam satu pekan putusan tak ada perubahan sikap dari kedua pihak.

"Saat sidang hakim menyatakan, pertimbangan yang memberatkan bahwa saat korban sudah meninggal (setelah mati dicekik), terdakwa kemudian menyayat nadi pergelangan tangan sebelah kanan korban (saat telah menjadi mayat).

Hal lain yang menberatkan bahwa perbuatan terdakwa menimbulkan trauma dan duka mendalam bagi keluarga korban," tegasnya.

Dilansir sebelumnya disebutkan, seorang Guru SD di Desa Bintet Belinyu, ditemukan tewas di kontrakan. Pergelangan tangan kanannya mengalami luka sayat.

Awalnya diduga guru itu mati bunuh diri. Namun hasil penyelidikan, ternyata luka sayat tadi hanyalah upaya mengelabui petugas.

Polisi berhasil menciduk suami korban, keduanya dalam kondisi pisah ranjang.

Fariansyah akhirnya mengakui, telah mencekik korban, dan setelah korban tewas, ia mengiris pergelangan tangan kanan korban agar seolah-olah bunuh diri.

Halaman
123
Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved