DP3ACSKB Babel Kejar Target Rekam 2000 KTP el Bagi Disabilitas

Kepala DP3ACSKB Babel, Susanti mengatakan berbagai upaya telah dilakukan untuk proses perekaman KTP el bagi para disabilitas.

DP3ACSKB Babel Kejar Target Rekam 2000 KTP el Bagi Disabilitas
Bangka Pos /Krisyanidayati
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Susanti. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini harus menyelesaikan perekaman KTP El bagi sekitar 2.000 lebih disabilitas di Babel sebelum pemilukada pada April mendatang berlangsung.

Kepala DP3ACSKB Babel, Susanti mengatakan berbagai upaya telah dilakukan untuk proses perekaman KTP el bagi para disabilitas. Misalnya dengan jemput bola ke rumah-rumah, pelayanan ke Rumah Sakit Jiwa. 

"Untuk perekaman disabilitas memang masih jadi PR kita masih ada sekitar 2000 lagi yang belum direkam, ini menjadi target kita harus selesai sebelum pemilu nanti," kata Susanti, Kamis (14/2/2019).

Susanti mengatakan, pihaknya harus bekerja keras untuk hal ini. Sehingga, nantinya hak pemilihan para disabilitas ini dapat terpenuhi.

"Saya minta kabupaten/kota dan kita bersama provinsi juga turun untuk memfasilitasi datang ke rumah, tempat keramaian, ke rumah sakit, dan klinik kejiwaan, agar mereka memperoleh haknya," ujarnya.

Untuk mengejar target ini, pihaknya terus jemput bola melakukan perekaman ke rumah-rumah berdasarkan data dari dinas sosial dan KPU.

Menurutnya, saat ini kesadaran keluarga disabiltas dalam mengurus adminitrasi kependudukan sudah terus meningkat.

"Mereka kadang bukan enggak mau merekam, tapi ditengah keterbatasan mereka baik fisik maupun mental susah untuk datang, makanya kita jemput bola sekarang banyak keluarga disabilitas mulai mengerti untuk memenuhi hak-hak nya," katanya.

Ia menyebutkan, pemerintah provinsi terus memfasilitasi kabupaten/kota untuk  jemput bola melakukan perekaman.

"Kita provinsi bisa memfasilitasi, misalnya ada kegiatan keramaian begini, kita lintas kabupaten. Untuk mendekatkan pelayanan," katanya.

Kedepan, menurutnya memang perlu inovasi pelayanan kependudukan untuk melayani para disabilitas, hal ini sebagai upaya pemerintah dalam memenuhi hak-hak administrasi mereka.

"Mereka punya hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan termasuk kependudukan, kalau dia sudah berkeluarga termasuk pelayanan KB. Kedepan kita bersama dinsos akan merancang inovasi dan peraturan dalam pemenuhan hak-hak disabilitas salah satunya hak administrasi kependudukan," katanya.

Sedangkan, untuk perekman KTP el pada wajib KTP masyarakat umum, saat ini sudah mencapai 102 persen.

"Data perekaman ini dinamis setiap hari ada yang bertambah umurnya, belum lagi ada yang sudah pensiun," katanya.

(BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved