Harga Tiket Melambung, Jumlah Penumpang di Bandara Depati Amir Bangka Turun 30 Persen

Penurunan jumlah penumpang pesawat yang hampir terjadi di seluruh bandara Indonesia juga berdampak di Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

Harga Tiket Melambung, Jumlah Penumpang di Bandara Depati Amir Bangka Turun 30 Persen
(BANGKAPOS/MUHAMMAD RIZKI)
Manager Operasional Angkasa Pura II, Adi Wiyatno

BANGKAPOS.COM--Penurunan jumlah penumpang pesawat yang hampir terjadi di seluruh bandara Indonesia juga berdampak di Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

Manager Operasional Angkasa Pura 2 Adi Wiyatno membenarkan hal tersebut.

Adi menjelaskan jika penurunan jumlah penumpang sudah terjadi sejak arus balik Imlek.

Bahkan di hari Rabu (13/2/2019) penurunan jumlah penumpang di Bandara Depati Amir mencapai 30 persen.

Dalam lima hari terakhir ini penurunan jumlah pergerakan pesawat sebanyak 4 persen, sedangkan pergerakan penumpang mencapai 7 persen.

Sementara untuk jumlah penerbangan yang dicancel mengalami kenaikan. Biasanya dalam satu hari pesawat di Bandara Depati Amir sebanyak 52 pergerakan.

Namun untuk sekarang, paling banyak hanya 46 pergerakan pesawat. Bahkan pernah hanya 40 pergerakan pesawat.

Untuk jumlah penumpang yang normalnya bisa dikisaran 6000 - 7000 bahkan dihari tertentu pernah mencapai 8000 penumpang per hari.

Namun untuk sekarang hanya dikisaran 4000, paling banyak hanya 5000 penumpang per hari.

Adi menambahkan jika lesunya dunia penerbangan saat ini dikarenakan harga tiket yang melonjak naik. Sehingga banyak penumpang yang menahan diri untuk menggunakan jasa penerbangan.

Sedangkan untuk kasus bagasi berbayar, Adi menjelaskan jika dampaknya tidak terlalu signifikan.

"Faktor utamanya ya harga tiket yang melonjak naik, dan ini terjadi hampir disemua bandara di Indonesia. Sedangkan untuk bagasi berbayar saya rasa ga terlalu signifikan dampaknya." ujar Adi saat ditemui di kantornya.

(BANGKAPOS/MUHAMMAD RIZKI)

Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved