Bahar Buasan : Optimalisasi Pertanian Penting untuk Sejahterakan Petani

Anggota DPD RI dapil Babel, Bahar Buasan mengatakan, petani merupakan salah satu komponen penting untuk mewujudkan kedaulatan pangan.

Bahar Buasan : Optimalisasi Pertanian Penting untuk Sejahterakan Petani
Bangka Pos
Bahar Buasan bersama petani cabai di Toboali 

BANGKAPOS.COM -- Anggota DPD RI dapil Babel, Bahar Buasan mengatakan, petani merupakan salah satu komponen penting untuk mewujudkan kedaulatan pangan.

Karena itu Bahar meminta pemerintah daerah untuk memberdayaskan petani lokal dengan cara memberi pelatihan agar mampu memanfaatkan teknologi pertanian. Dengan itu, Bahar yakin produktivitas pertanian di Bangka Belitung bisa meningkat.

"Saya minta Pemerintah untuk memberi pelatihan kepada petani lokal agar kita memiliki petani yang ahli pada bidang pertanian," kata Bahar Buasan di desa Gadung, Toboali, Bangka Selatan.

Bahar Buasan menyatakan peluang meningkatkan perekonomian bagi petani masih terbuka lebar. Pertanian juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber ekonomi Bangka Belitung.

"Perlu melatih masyarakat untuk menjadi ahli dalam bidang pertanian ini, supaya perekonomian masyarakat petani bisa semakin sejahtera. Tentunya dengan peran dan usaha pemerintah dalam melatih petani lokal agar ada proses alih pengetahuan, alih keterampilan, alih pengalaman dan penggunaan teknologi," ujar Bahar Buasan.

Hal ini diamini seorang pemilik kebun cabai, Hendri (51) saat berdialog bersama Bahar tentang produktivitas pertanian. Petani tersebut menyampaikan alasan karena tidak adanya tenaga ahli dari Babel yang mampu memaksimalkan hasil panen cabai miliknya.

"Kita kan perlu teknologi. Kita tidak mengambil ahli dari Bangka karena selama ini kita lihat belum ada yang maksimal, berumur 80 hari sudah keriting cabainya. Sedangkan kalau kita pakai tenaga ahli, masa panen juga panjang," ujar Hendri.

"Dengan modal 70 jutaan, kita targetkan 10 ton hasilnya. Ada sekitar 300 juta keuntungannya," lanjutnya.

Pada kesempatan itu pula, Hendri menyampaikan informasi kepada Bahar Buasan, bahwa permintaan cabai di pasaran saat ini masih tinggi. Sementara pasokan cabai lokal masih belum memadai.

"Saat ini kebutuhan cabai di Toboali 800 kg per hari, sedangkan kita cuma bisa suplai 300 kg per hari, jadi masih banyak yang belum terpenuhi," pungkasnya.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved