Bambang Patijaya: Masyarakat Komunitas Digital Berperan Penting Mengembangkan Pariwisata

Dukungan dari komunitas masyarakat digital itu penting ya, kan sekarang ini banyak masyarakat digital. Misalkan

Bambang Patijaya: Masyarakat Komunitas Digital Berperan Penting Mengembangkan Pariwisata
Bangkapos
Bambang Patijaya 

BANGKAPOS.COM--Ketua Umum BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bangka Belitung (Babel) Bambang Patijaya (BPJ) mengungkapkan, untuk mengembangkan pariwisata di Babel harus melibatkan masyarakat antara lain masyarakat komunitas digital.

"Selain dinas pariwisata, pelaku industri pariwisata, kita juga harus melibatkan masyarakat komunitas digital," ujarnya diwawancarai disela acara FGD pengembangan kepariwisataan di Babel, Pangkalpinang, Jumat (15/2/2019).

Menurutnya, dalam menggerakkan pariwisata diharapkan adanya partisipasi masyarakat.

FGD Pengembangan Kepariwisataan di Pangkalpinang, Rabu (13/2/2019).
FGD Pengembangan Kepariwisataan di Pangkalpinang, Rabu (13/2/2019). (Bangkapos)

"Kita harap partisipasi masyarakat menggerakkan pariwisata ini, terutama mensosialisasikan pembangunan dan pengembangan pariwisata khususnya di Pulau Bangka Belitung," tutur Bambang.

Sejatinya, komunitas masyarakat digital memiliki peran penting mempopulerkan objek-objek wisata yang ada di Bumi Serumpun Sebalai ini.

"Dukungan dari komunitas masyarakat digital itu penting ya, kan sekarang ini banyak masyarakat digital. Misalkan komunitas GenPi yang merupakan binaan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar)," jelasnya.

GenPi ini, kata tokoh pemuda Babel yang akrab disapa dengan panggilan BPJ ini gencar dilakukan Kemenpar sebagai salah satu strategi pemasaran pariwisata Indonesia.

"GenPi isinya komunitas anak-anak muda, mereka aktif mempopulerkan pariwisata di media sosial seperti instagram (IG), dll. Mereka posting foto dan video pariwisata kemudian dipopulerkan," ungkap Bambang.

Bahkan, lanjutnya ini bagian dari salah satu strategi pemasaran pariwisata di Indonesia, melalui program wisata go digital khususnya di wilayah Bangka Belitung.

"Cara-cara ini bisa menjual, serta membuat viral tempat wisata destinasi kemudian akan ramai dan populer. Kalau viral kan, tentu menjadi perhatian orang untuk dikunjungi," pungkasnya.(*)

Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved