Polisi Ungkap Penyebab Joko Driyono Jadi Tersangka Pengaturan Skor

Apa alasan Satgas Antimafia Bola menetapkan Plt Ketum PSSI Joko Driyono jadi tersangka pengaturan skor?

Polisi Ungkap Penyebab Joko Driyono Jadi Tersangka Pengaturan Skor
Dok: Satgas Antimafiabola
Joko Driyono saat menyaksikan penggeledahan Satgas Antimafia Bola yang dilaksanakan di kediamannya di Apartemen Tamam Rasuna, Kuningan, Jakarta, Kamis (14/2/2019). 

BANGKAPOS.COM--Apa alasan Satgas Antimafia Bola menetapkan Plt Ketum PSSI Joko Driyono jadi tersangka pengaturan skor?

Seperti diketahui, Joko Driyono atau Jokdri telah dicekal ke luar negeri selama 20 hari sejak Jumat (15/2/2019). Hal itu karena pria yang sudah lama menjadi pengurus di PSSI bertahun-tahun itu ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satgas Antimafia Bola.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan alasan polisi menetapkan Joko Driyono tersangka pengaturan skor lantaran perbuatannya melawan hukum merusak barang bukti yang sedang disidik oleh penyidik.

"(Tersangka) Perusakan barang bukti," kata Argo saat dikonfirmasi Kompas.com dikutip SURYA.CO.ID, Jumat (15/2/2019).

Argo menambahkan, penyidik juga sudah mengirimkan surat pencegahan Jokdri untuk pergi ke luar negeri kepada pihak imigrasi untuk 20 hari ke depan.

"Ya benar, surat pencegahan ke luar Indonesia untuk Pak Joko Driyono yang dikirim ke Imigrasi hari ini Jumat 15 Februari 2019," ujar Argo.

Adapun penyidik Satgas Antimafia Bola telah menggeledah apartemen milik Jokdri di Taman Rasuna, Tower 9, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019) malam.

Penggeledahan itu dilakukan untuk mencari alat bukti baru terkait proses pendalaman kasus pengaturan pertandingan (match fixing).

Penggeledahan itu berdasarkan pengembangan laporan mantan Manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani, dengan nomor registrasi P/6990/XII/2018/PMJ/DITRESKRIMUM tertanggal 19 Desember 2018.

Lalu berdasarkan laporan surat ketetapan dari ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk melakukan pengeledahan. Serta, berdasarkan surat pengadilan negeri Jakarta Selatan untuk melakukan penyitaan.

Halaman
1234
Editor: khamelia
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved