Pemkab Bangka Tunggu Juknis Terkait Penerapan Pendidikan Agama Konghucu di Sekolah

Peraturan tertinggi ada di pemerintah pusat. Kalau pemerintah daerah hanya sebagai pelaksana dari pemerintah pusat

Pemkab Bangka Tunggu Juknis Terkait Penerapan Pendidikan Agama Konghucu di Sekolah
Bangkapos/Nurhayati
Bupati Bangka Mulkan saat menghadiri peresmian Kongmiao/Litang Amal Utama, Kamis (14/2/2019) di Kecamatan Pemali. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Pemerintah Kabupaten Bangka mengikuti petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat terkait dengan pendidikan agama Konghucu untuk para pelajar yang beragama Konghucu di sekolah-sekolah.

"Kita masih menunggu dari pemerintah pusat. Kalau pemerintah pusat mengakui dalam dunia pendidikan mengapa tidak," kata Bupati Bangka Mulkan kepada bangkapos.com, Minggu (17/2/2019)..

Menurutnya, semua juknis ada di pemerintah pusat sedangkan pemerintah daerah tinggal mengikuti juknis tersebut.

"Peraturan tertinggi ada di pemerintah pusat. Kalau pemerintah daerah hanya sebagai pelaksana dari pemerintah pusat," jelas Mulkan.

Sebelumnya saat peresmian Kongmiao/Litang Amal Utama, Kamis (14/2/2019) di Kecamatan Pemali, Dewan Pembina Yayasan Amal Kebajikan Sunoto Thendrojoyo berharap Pemkab Bangka memberikan dukungan untuk perkembangan Agama Khonghucu dengan pembangunan litang dan sekolah minggu untuk meningkatkan keimanan umat Khonghucu.

"Agama dan pendidikan agama sangat penting karena panduan hidup," kata Sunoto.

Diakuinya hak-hak sipil umat Khonghucu sudah dilayani namun khusus dalam dunia pendidikan masih banyak sekolah yang tidak memberi layanan pendidikan agama bagi siswanya yang beragama Konghucu meskipun ada undang-undang pendidikannya.

"Kami juga mohon kebijakan pemda untuk dapat memberikan kepada guru-guru sekolah minggu perhatian dan mereka kiranya bisa diberi insentif," harap Sunoto. (BANGKAPOS.COM/NURHAYATI)

Penulis: nurhayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved