Dua Tahun Menjabat Erzaldi Tegaskan Kepala OPD Harus Bisa Terjemahkan Visi Misi Gubernur

Saya sebetulnya enggak suka ganti mengganti, selama dia masih bisa mengerti jalankan lah OPD yang lama, kalau

Dua Tahun Menjabat Erzaldi Tegaskan Kepala OPD Harus Bisa Terjemahkan Visi Misi Gubernur
Bangka Pos/Krisyanidayati
Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengumpulkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mensinkronkan rencana kegiatan 2020 dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) dan Visi Misi kepala dearah, di Swissbell Hotel, Senin (18/2/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengumpulkan seluruh  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mensinkronkan rencana kegiatan 2020 dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) dan Visi Misi kepala dearah, di Swissbell Hotel, Senin (18/2/2019). 

Dalam kesempatan itu, Erzaldi beserta Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah menyampaikan beberapa evaluasi kegiatan terkait Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020. 

Erzaldi menyebutkan, masih ada OPD yang belum menterjemahkan visi misinya dengan baik yang diturunkan dalam bentuk program  yang dijalankan masing-masing OPD. 

"Ini harus disinkronkan, dan menerjemahan RKPD ini harus selaras dengan RPJMD dan selaras juga dengan visi misi kepala daerah.  Kalau tidak selaras RPJMD yang dibuat itu akan memperngaruhi SAKIP," katanya.

Ia menyebutkan, pihkanya masih harus memperkuat OPD untuk mensinkronkan kegiatan yang ada di OPD agar selaras dengan visi misi dirinya. 

Diketahui, ini merupakan tahun kedua kepemimpinan dirinya.

"Selama dua tahun ini sudah, tapi belum kuat. Ada beberapa yang sudah misalnya mengembalikan kejayaan lada, konektivitas, penekanan kemampuan SDM. Sudah ada beberapa yang jalan tapi masih belum kuat, makanya sekarang kita kuatkan," katanya. 

Dirinya meminta staf khsusus dan staf ahli untuk membantu membimbimg para OPD dalam merumuskan dan mengawal perencanaan kegiatan di masing-masing  OPD agar selaras dengan RPJMD

Sinkronisasi antara Visi Misi Gubernur, RPJMD, dan kegiatan di OPD ini berkaitan dengan penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Ia menyebutkan, SAKIP Babel memang bertambah empat poin dibandingkan tahun sebelumnya, namun hal ini belum menggembirakan, sehingga OPD harus lebih cermat dalam hal ini. 

"Ini kaitannya dengan SAKIP kalau tidak selaras itu tidak sesuai dengan aturan, tidak ada dasar membuat kegiayan yang dicantolkan visi misi kepala daerah.

Kita sudah pakai e-planning, kalau sudah diinput masuk programnya, enggak bisa keluar," tegasnya.

Disinggung, akankah dirinya mengganti kepala daerah yang belum bisa menyinkronkan rencana kegiatan dengan visi misi dirinya, Ia mengatakan dirinya perlu melakukan evaluasi. 

"Saya sebetulnya enggak suka ganti mengganti, selama dia masih bisa mengerti jalankan lah OPD yang lama, kalau enggak ngerti-ngerti juga kita evaluasi," ujarnya. (*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved