Gelar Rapat Tertutup, Molen Sebut Harus Tegas Pada Camat dan Lurah

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) membeberkan alasannya menggelar rapat koordinasi tertutup bersama camat dan lurah se-Pangkalpinang

Gelar Rapat Tertutup, Molen Sebut Harus Tegas Pada Camat dan Lurah
Dokumen Bangka Pos
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) (BANGKA POS / DEDY QURNIAWAN) 

Ia juga tengah berpikir kesejahteraan para camat dan lurah se-Pangkalpinang. Mereka, ujar Molen, dituntut bekerja 24 jam tetapi dengan kesejahteraan yang dinilai belum layak.

"Ini juga kami bahas di dalam tadi," ucap Molen.

Dimulai sekitar pukul 10.30 WIB, rakor itu baru kelar pada pukul 12.15 WIB. Selain mengevaluasi para camat dan lurah, Molen mengatakan, ia juga membahas soal satgas kebersihan di kelurahan-kelurahan. Ditargetkan satgas ini akan beroperasi pada Maret 2019.

Sebelumnya, para camat dan lurah se-Pangkalpinang sudah berkumpul untuk mengikuti rapat koordinasi membahas satgas kebersihan di ruang OR, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (18/2/2019) pagi. Meski masuk agenda Humas dan Protokol Setda Kota Pangkalpinang, rakor ini kemudian tertutup untuk diliput wartawan.

Berdasarkan agenda Humas dan Protokol Setda Kota Pangkalpinang, rapat tersebut digelar oleh bagian Adminsitrasi Pemerintahan Setda Kota Pangkalpinang. Rencananya rapat yang akan dimulai pukul 10.00 WIB itu akan dihadiri Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Suparyono.

Pantauan bangkapos.com di ruang OR sekitar pukul 10.30, rapat belum juga dimulai dan Molen belum terlihat hadir. Tak lama kemudian, Wakil Wali Kota Pangkalpinang M. Sopian akhirnya datang terlebih dahulu dan memulai rakor tersebut. Molen kemudian datang menyusul kemudian.

"Mohon maaf, untuk kali ini tertutup. Nanti setelah selesai bisa diwawancara," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Pemkot Pangkalpinang Hasan Rumata kepada wartawan di ruang OR, Senin (18/2/2019).

Tertutupnya rakor yang digelar ini membuat heran sejumlah wartawan. Padahal rakor akan membahas satgas kebersihan, program Pemkot Pangkalpinang yang digadang-gadang untuk menangani masalah persampahan di Pangkalpinang.

"Bahas satgas kebersihan, kok bisa tertutup," ujar satu di antara wartawan yang biasa meliput di Pemkot Pangkalpinang, Yudi. (BANGKAPOS.COM / dedyqurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved