Anggot Dicokok di Jalan Raya saat Bawa Dua Paket Sabu

Buruh harian yang tinggal di desa Gadung, Toboali ini menjadi incaran polisi lantaran diduga kuat sebagai

Anggot Dicokok di Jalan Raya saat Bawa Dua Paket Sabu
ist/Polsek Toboali
Anggot dicokok saat bawa dua paket sabu sabu di jalan raya desa gadung toboali 

BANGKAPOS. COM,  BANGKA - Angga Putra Devi alias Anggot (23) mungkin tak menyangka gerak gerik  dipantau anggota Opsnal Polsek Toboali,  Kabupaten Bangka Selatan.

Buruh harian yang tinggal di desa Gadung, Toboali ini menjadi incaran polisi lantaran diduga kuat sebagai pengedar serta penyalahguna narkoba jenis sabu. 

Dari tangan Anggot jajaran Polsek Toboali pimpinan AKP yandri C Akip SH,  MH,  mengamankan barang bukti 2 (dua)  paket kecil sabu berat bruto 0,45 gram,  1 (satu)  lembar uang Rp. 100.000
dan 1 (satu)  buah HP strawberry  biru putih.

Kabag ops Polres Bangka Selatan, Kompol Irwan, SH menyebut pelaku diamankan, Senin (18/2/2019) sekira pukul 20.00 WIB. dari tangan tersangka polisi menyita sejumlah barang bukti narkoba. 

" Pelaku diamankan anggota opsnal Toboali di jalan raya desa Gadung. Saat digeledah ditemukan dua paket serbuk kristal yang diduga kuat narkoba jenis sabu," ujar Irwan, Selasa (19/2/2019).

Kompol Irwan SH, penangkapan Angga Putra Devi alias Anggot (23) berawal dari adanya informasi dari masyarakat yang menyebutkan adanya transaksi narkoba diaskitar desa Gadung, Toboali.

Dari informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan.

Setelah memastikan ciri ciri pelaku, anggota melakukan penangkapan serta penggeledahan.

Dari penggeledahan tersebut di temukan barang bukti narkoba. Saat ini, polisi polisi masih mendalami asal muasal barang bukti tersebut.

Sementara, pelaku disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1), Pasal 112 ayat (1) UU NO. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal lima tahun kurungan penjara.

" setelah dipastikan ciri ciri pelaku, kami langsung melakukan penangkapan. Saat ini, kasus nya masih kami dalami dan terus dikembangkan. Sebab tak menutup kemungkinan jaringan pelaku masih tersebar," ujar Irwan, Selasa (19/2/2019).

(BANGKAPOS. COM / ANTHONI RAMLI)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved