Hore, Hari Ini Bakuda Mulai Proses Pencairan TPP ASN Pemprov Babel

Hari ini TPP sudah mulai proses pencairan, tinggal masing-masing perangkat daerah kepala dinas atau pengguna

Hore, Hari Ini Bakuda Mulai Proses Pencairan TPP ASN Pemprov Babel
Bangka Pos/Krisyanidayati
Kepala Bakuda Babel, Ferry Afriyanto. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Badan Keuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ferry Afriyanto mengatakan pihaknya sudah mulai melakukan proses pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemprov Babel, Selasa (19/2/2019).

"Hari ini TPP sudah mulai proses pencairan, tinggal masing-masing perangkat daerah kepala dinas atau pengguna anggaran menyampaikan Surat Perintah Membayarkan (SPM) ke Bakuda untuk proses pencairan nanti kami terbitkan SP2D," kata Ferry, Selasa (19/2/2019).

Ferry menyebutkan, jika kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) cepat menyampaiakn SPM, maka akan cepat pula proses pencairan.

"Kalau selesai siang dan sore ini sudah diserahkan, insya allah besok sudah masuk ke rekening," katanya.

Disinggung soal keterlambatan pencairan TPP, Ferry menyebutkan pihaknya melakukan penyesuaian dari sistem TPP tahun 2018 ke TPP sistem Tunjangan Kinerja (Tukin).

"Ada penyesuaian, awalnya kan tahun 2019 kita rencanakan sudah TPP sistem tukin, tapi karena ada beberapa hal maka untuk 3 bulan pertama ini kita kembali menggunakan sistem TPP 2018 makanya ini perlu penyesuaian," kata Ferry.

Diketahui, hal yang menyebabkan pemprov Babel belum bisa menerapkan TPP sistem tukin lantaran belum mendapatkan persetujuan dari Kemenpan RB terkait kelas jabatan.

Sebelumnya, ASN di lingkungan Pemprov Babel mulai resah dengan belum dibayarkannnya Tukin.

Pasalnya, banyak dari mereka yang bergantung dengan TPP lantaran gaji yang sudah terpotong pinjaman.

"Biasanya kan tanggal 10 paling lambat tanggal belasan, ini sudah tanggal 19 belum juga cair. Galau juga kita dompet mulai kritis, kredit-kredit lah harus dibayarkan. Pahamlah kalau gaji kan sudah dipotong pinjaman," kata salah satu ASN yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, ia bahkan sudah ditanyai sang istri. Dirinya berharap agar hal seperti ini tidak sering-sering terjadi.

"Ngenyut juga kepala, mana istri lah nanya terus kan. Memang ada penyesuaian TPP dengan tukin tapi kan dibalikin sistem TPP lagi pembayaran bulan Januari ini,

kalau bisa betul-betul dipersiapkan, masak nanti pas mau ganti sistem TPP ke Tukin nanti lama juga kayak gini," katanya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati).

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved