Berita Bangka Belitung

Penanganan Gizi Buruk Jadi Prioritas Pemkab Bangka

Terjadinya kurang gizi menyebabkan kegagalan pertumbuhan berat badan, lahir rendah, kecil, pendek

Penanganan Gizi Buruk Jadi Prioritas Pemkab Bangka
Bangkapos/Nurhayati
kegiatan forum edukasi penurunan prevalensi stunting, Selasa (19/2/2019) di Ruang Rapat Bangka Setara Kantor Bupati Bangka. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Bangka Teddy Sudarsono menilai, permasalahan kesehatan yang dihadapi pemerintah daerah yakni permasalahan gizi buruk pada balita.

Pasalnya kekurangan gizi pada balita akan berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan.

"Terjadinya kurang gizi menyebabkan kegagalan pertumbuhan berat badan, lahir rendah, kecil, pendek, kurus serta daya tahan tubuh rendah," jelas Teddy saat membuka kegiatan forum edukasi penurunan prevalensi stunting, Selasa (19/2/2019) di Ruang Rapat Bangka Setara Kantor Bupati Bangka.

Seorang anak yang kekurangan gizi akan mengalami hambatan perkembangan kognitif dan kegagalan pendidikan sehingga berakibat rendahnya produktivitas dimasa dewasa.

Dikatakannya, kondisi buruk ini meyebabkan stunting yakni gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi sehingga pertumbuhan anak pendek untuk usianya.

"Kondisi ini terjadi sejak bayi dalam kandungan dan masa awal setelah lahir," jelas Teddy.

Menurutnya, penanganan stunting tidak hanya dari kecukupan gizi tetapi juga perlu diupayakan hidup sehat dengan melakukan langkah kecil melalui perubahan pola hidup dan pola makan ke arah yang lebih sehat sehingga kekurangan gizi kronis dapat diatasi.

Oleh karena itulah kondisi ini perlu menjadi perhatian serius Pemkab Bangka sesuai visi misinya yaitu ingin menciptakan masyarakat yang mulia memiliki kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban yang bermartabat dan unggul menjadi manusia yang sehat, cakap, kreatif dan mandiri.

"Untuk itu program peningkatan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka termasuk kegiatan yang akan meningkatkan pemahaman pola hidup bersih dan sehat sehingga merubah prilaku masyarakat ke arah yang lebih baik," tegas Teddy. (BANGKAPOS.COM/NURHAYATI)
 

Penulis: nurhayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved