KPU Bangka akan Cek Percetakan Surat Suara ke Makasar

KPU Kabupaten Bangka masih menunggu surat suara untuk pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilres) dari percetakan di Makasar

KPU Bangka akan Cek Percetakan Surat Suara ke Makasar
(nurhayati/bangkapos.com)
M Hasan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka masih menunggu surat suara untuk pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilres) dari percetakan di Makasar.

Saat ini pihaknya masih menunggu info terkini dari pihak percetakan surat suara sebelum pengepakan surat suara untuk memastikan tidak terjadi kesalahan dalam proses pengirimannya.

"Kami akan melakukan supervisi untuk pengawasan dipercetakan langsung untuk mengontrol proses pengepakan agar tidak ada salah terkirim atau dapil daerah lain masuk," jelas Ketua KPU Kabupaten Bangka sekaligus Divisi Logistik Pemilu, M Hasan ketika dikonfirmasi bangkapos.com, Rabu (20/2/2019) di Sekretariat KPU Kabupaten Bangka.

Hal ini menurutnya sesuai petunjuk teknis dari KPU RI bahwa KPU dari kabupaten/kota langsung mengawasi di perusahaan percetakan sebelum surat suara dikirim ke daerah masing-masing.

Namun belum bisa dipastikan kapan mereka datang ke perusahaan percetakan surat suara karenan akan diakomodir oleh KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Cukup jauh karena percetakan surat suara untuk Babel di Makasar," kata Hasan.

Sedangkan persiapan logistik lain karena ada penambahan dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yakni kotak suara sebanyak 10 unit dan beberapa kotak suara yang rusak.

Kerusakan kotak suara tersebut karena dari pihak perusahaan yang memproduksi kotak suara tersebut. Perakitannya kotak suara sudah selesai dilakukan sejak Pebruari 2018 lalu.

"Untuk pergantian surat suara yang rusak dan kurang masih dalam proses. Kami sudah menyampaikan ke provinsi, provinsi yang menyampaikan ke pusat untuk segera dilakukan penambahan. Tinggal menunggu kekurangan-kekurangannya," jelas Hasan.

Menurutnya, untuk pelipatan dan sortir surat suara akan dilakukan pada akhir Maret 2019 karena masih menunggu surat suara datang. Kegiatan ini membutuhkan sebanyak 250 orang untuk melipat surat suara dengan upah sebesar Rp 250 perlembar.

Perekrutan tenaga pelipatan surat suara ini dari masyarakat sekitar seperti sebelumnya tetapi tidak diumumkan secara terbuka.

Sedangkan untuk pengamanan pelipatan surat pemilu 2019 yang dipusatkan di Gedung Diklat Kabupaten Bangka dilakukan petugas kepolisian yang dikerahkan oleh Polres Bangka.

"Pengiriman kotak suara, bilik suara dan surat suara dilakukan H-3 sebelum pemilu nanti. Paling lambat H-1 sudah sampai ke sana harus didistribusikan ke TPS-TPS," kata Hasan.

(BANGKAPOS.COM/NURHAYATI)

Penulis: nurhayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved