2 Oknum Guru Ini Kerap Nyabu Sebelum Mengajar, Gaji Habis untuk Beli Narkoba

Dua orang guru SD di kawasan Batu Aji, Batam, Kepulauan Riau, Khairil Amri alias Erwin (28) dan Irawan Nurdiansyah alias Iwan (40), ditangkap

2 Oknum Guru Ini Kerap Nyabu Sebelum Mengajar, Gaji Habis untuk Beli Narkoba
Shutterstock
Ilustrasi sabu-sabu 

BANGKAPOS.COM - Dua orang guru SD di kawasan Batu Aji, Batam, Kepulauan Riau, Khairil Amri alias Erwin (28) dan Irawan Nurdiansyah alias Iwan (40), ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepri.

Kondisi Terkini Ustaz Arifin Ilham, Bisa Nyetir Mobil Sendiri dan Nangis Bertemu Santri

Keduanya ditangkap di salah satu rumah dinas saat tengah asik mengonsumsi sabu.

Oknum Polisi Jadi Bandar Narkoba, Ditangkap Saat Pesta Sabu Bersama 2 PNS

Kepala Bidang Berantas BNN Kepri AKBP Bubung Pramiadi membenarkan penangkapan tersebut. Bubung mengatakan, keduanya ditangkap Sabtu (16/2/2019) malam.

Segera Kurangi Sering Marah-marah, karena Bisa Persingkat Hidup Anda

"Hasil pemeriksaan sementara, keduanya ini berstatus ASN dan satunya masih tenaga honorer," kata Bubung, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/2/2019).

Makanan Unik, Sayur Umbut Rotan, Sedikit Pahit Tapi Gurih

Selain keduanya, petugas BNNP Kepri juga menyita sejumlah sabu siap pakai di kediaman keduanya.

Bahkan, dari hasil pemeriksaan sementara, keduanya mengaku kerap mengonsumsi sabu sebelum mengajar siswa siswinya.

"Mereka ini menggunakan narkoba sejak tahun 2013, sementara memulai mengajar sejak tahun 2005," ujar dia.

"SK ASN-nya pun keluar di tahun 2005," kata Bubung, menambahkan.

Terlilit Utang, Jamal Bakar Diri Bersama Istri dan Anaknya

Keduanya juga mengaku mendapatkan sabu dari seorang bandar langganan yang sering dipanggil Ayah Maaruf di kawasan Kampung Aceh.

"Tapi, apa yang diungkapkannya ini belum bisa dipercaya sepenuhnya, kami menduga masih ada yang disembunyikan keduanya," terang Bubung.

Lebih jauh, Bubung mengaku, dari gaji Rp 7 juta yang diterima setiap bulan, selalu dibelikan sabu dan dikonsumsi sebelum mengajar kepada murid muridnya.

"Mereka mengaku sudah membeli sabu sebanyak 15 kali untuk dikonsumsi sebelum mengajar sebagai penambah semangat," pungkas dia. (*)


Editor: Herru W
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved