Kronologi Ketua Komunitas Waria Palembang Ditemukan Tewas, Korban Sempat Melakukan Perlawanan

Ketua Komunitas Waria Palembang, Ita Sandy atau yang bernama asli Ismail Effendi (56) ditemukan tewas di kediamannya

Kronologi Ketua Komunitas Waria Palembang Ditemukan Tewas, Korban Sempat Melakukan Perlawanan
iStockphoto
Ilustrasi 

"Nah dilanjake wong ini. Jenazahnya lah kembung darahnya lah hitam. (Sudah dibunuh orang. Kondisi jenazah sudah membengkak dan darahnya sudah menghitam). Sudah dalam keadaan busuk. Warga banyak datang dan warga melaporkan ke polisi. Pada kepalanya terlihat luka dan mengalir darah berwarna hitam," lanjutnya kemudian,  Selasa (19/2/2019), dikutip dari SriwijayaPost.com.

Andi menerangkan bahwa sesungguhnya bau busuk dari jenazah pamannya tersebut tercium hingga ke luar ruangan.

"Sempat saya panggil-pangil tapi tidak ada jawaban. Di depan juga tercium bau busuk," ujar Andi, seperti diberitakan Kompas.com, Selasa (19/2/2019).

Kapolsek IB 1 Kompol Masnoni
Kapolsek IB 1 Kompol Masnoni (Tribun Sumsel/ M Ardiansyah)

Setelah pintu terbuka, Andi memutuskan untuk menghubungi pihak kepolisian setempat.

Saat petugas telah tiba, jenazah tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang untuk dilakukan proses autopsi.

Dari kondisi jenazah pamannya saat ditemukan, ia menduga bahwa pamannya telah meninggal lebih dari satu hari.

"Badannya sudah membiru mungkin sudah meninggal sejak beberapa hari kemarin," tukasnya.

Hal tersebut kemudian disebutkan pula oleh Kapolsek Ilir Barat 1 Palembang, Kompol Masnoni yang menangani kasus tersebut.

Andi menuturkan bahwa semasa hidupnya, pamannya memang dikenal sebagai ketua organisasi waria di Palembang.

Namun ia tak pernah mengetahui jika pamannya memiliki musuh.

"Mamang memang sudah lama jadi ketua waria. Orangnya baik, kalau cerita ada musuh begitu tidak pernah," pungkas Andi.

Ita ditemukan tewas, pada Minggu (17/2/2019), di kediamannya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (tkp) yang dilakukan petugas kepolisian di hari yang sama, ditemukan sebuah balok kayu dan sebuah senjata tajam tak jauh dari tubuh korban saat ditemukan.

Tak hanya barang bukti tersebut, barang milik korban berupa dua buah handphone dan dompet juga dinyatakan hilang.

"Dua unit handphone korban juga hilang, memang ada kita temukan sajam. Sekarang kasusnya masih diselidiki," jelas Masnoni.

(TribunWow.com)

 
 
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved