Pemkot Pangkalpinang Sedang Cari Lahan untuk Parkir Pasar Pagi, Rencananya Dibangun Dua Tingkat

Molen telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk mencari lahan di sekitar pasar guna dijadikan kantung parkir.

Pemkot Pangkalpinang Sedang Cari Lahan untuk Parkir Pasar Pagi, Rencananya Dibangun Dua Tingkat
Dokumen Bangka Pos
Suasana pasar pagi pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) mengatakan, kondisi Pasar Pagi saat ini sudah over kapastias oleh pedagang dan pembeli. Selain itu, pasar juga kekurangan kantung parkir.

Molen telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk mencari lahan di sekitar pasar guna dijadikan kantung parkir.

Sudah ada sejumlah lahan yang diincar Pemkot Pangkalpinang. Namun, harga yang ditawarkan masih belum cocok karena dinilai terlalu mahal.

"Mudah-mudahan ada warga yang mau jual tanah, tanah itu akan kami beli lalu bangun perparkiran, yang kami mampu beli itu di belakang, dekat samping kompos, sekutar 900 meter persegi, itu tidak sampai Rp 2 miliar. Itu yang mungkin jadi target kami," kata dia seusai program Jumat Bahagia di rumah dinas wali kota, Jumat (22/2/2019).

Tempat Parkir Rencananya Dibangun Dua Tingkat

Untuk mengakali sempitnya lahan yang akan dibeli itu, tempat parkir rencananya akan dibangun dua tingkat. Adanya lahan parkir baru nantinya dinilai akan memudahkan akses jalan masuk pembeli ke dalam pasar.

"Luasnya (lahan yang akan dibeli) tidak pengaruh jadi, nanti akan kami bikin parkir bertingkat seperti di Jogja. Kalau parkir sudah terintegrasi di sana, orang berjualan tidak mengganggu jalan lagi," ucap Molen.

Selain itu, pihaknya juga akan merenovasi lantai dua bangunan pasar yang selama ini banyak tak disewa pedagang karena kecilnya petak dan sirkulasi udara yang buruk. Pemkot berencana menjebol seluruh petak yang ada dan menggantinya dengan lapak.

Saat ini prosesnya sedang pada tahap mengkaji legalitas eksekusi rencana ini sebab untuk merenovasi lantai dua tersebut perlu mengacu ke ketentuan terkait aset Pemkot Pangkalpinang.

"Yang di atas itu kami sedang menunggu legal peruntukkannya di bidang aset. Petak itu akan kami jebol, bair angin masuk. Jadi bukan petak-petak, tapi lapak-lapak. Untuk akses ke atas, lagi kami pikirkan apakah mau dipasang ekskalator, atau pasang tangga yang lebih memudahkan orang naik. Ini yang akan kami pikirkan," kata dia.

Molen menyatakan, pihaknya menargetkan penataan dan renovasi Pasar Pagi sesegera mungkin. Rencana-rencana itu akan dikerjakan pada 2019 ini.

"Kalau tidak bisa dikerjakan di 2019, bisa dikerjakan di 2020. Tapi niat kami, segera cepat mungkin Pasar Pagi jadi ikon Pangkalpinang, jadi kebanggan Pangkalpinang. Kalau perparkiran, kalau bisa cepat, kami serahkan ke pihak ketiga, kenapa tidak," ucap dia. (BANGKAPOS.COM / dedyqurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved