Penjelasan Ketua PMI Bangka Selatan Soal Kantong Darah Dianggap Mahal

Ditengah tingginya kebutuhan darah tersebut, tak sedikit masyarakat yang mengeluhkan tingginya harga tiap tiap kantong darah.

Penjelasan Ketua PMI Bangka Selatan Soal Kantong Darah Dianggap Mahal
ist/PMI Basel
kegiatan donor darah sukarela di pendopo kantor Kecamatan Payung memperingati hari relawan PMI, yang jatuh pada 26 Desember 2018 

BANGKAPOS.COM - Kebutuhan darah di Kota Toboali, kabupaten Bangka Selatan sangat tinggi. Biasanya kebutuhan darah tersebut dipakai persalinan, operasi, sakit darah Leokimia, Thalasemia, dan korban kecelakaan.

Ditengah tingginya kebutuhan darah tersebut, tak sedikit masyarakat yang mengeluhkan tingginya harga tiap tiap kantong darah.

Ketua PMI Bangka Selatan M.M.Iskandar menegaskan semua darah dari PMI itu gratis. Namun dirinya tak menampik sempat ada anggapan miring soal mahalnya harga sebuah kantong darah yang dibutuhkan per kantongnya.

"Semua darah dari PMI itu gratis tidak harus bayar. Namun memang ada biaya yang memang harus di keluarkan yakni Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD)," ujar Iskandar, Jumat (22/2/2019)

Menurut Amri, adanya biaya pemprosesan darah itu sendiri dikarenakan darah yang didonorkan harus diproses dan tidak bisa langsung diberikan kepada pasien.

Proses pengambilan darah dari para pendonor yang sering kali kami sebut DDS, Donor Darah Sukarela yang tidak dipaksa dan tidak diintimidasi dan tidak mengharap balas jasa. Menurutnya,tahapan pengelolahan darah dari pendonor ke pasien memakan waktu selama enam jam.

"Sebelum darah bisa diberikan kepada penerima harus menjalani beberapa tes tahap uji kelayakan bebas dari penyakit seperti HIV AIDS, Sepilis, Hepatitis dan Malaria. Juga dilihat Kualitas darahnya yang bisa diberikan kepada sang penerima," pungkasnya.

Selain itu menurut Iskandar sampai saat ini kantong darah masih didatangkan dari luar daerah. Hal ini lah yang menjadi salah satu faktor tinggi nya harga satu kantong darah.

"Sedangkan Kantong darah kita itu masih Impor menjadi salah satu faktor kenapa harga sekabtong darah itu mahal sampai 360 ribu satu kantongnya," pungkasnya.

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved