Breaking News:

Komunitas

Komunitas Tukang Photo Belinyu, Tularkan Budaya Beretika dan Santun ke Masyarakat

Selain hunting untuk sesi foto bersama, komunitas ini pun aktif dalam sharing ilmu fotografi

Editor: khamelia
Ist (Dokumen Komunitas Tukang Photo – KTP)
Suasana Hunting foto bersama Komunitas Fotografer Belinyu 

BANGKAPOS.COM – Photography salah satu seni yang bisa dilakukan dimana saja, tanpa harus terpaku dengan sebuah buku ataupun informasi yang mendetail. Kabar baiknya, di era millennial seperti sekarang, seni foto ini sudah menjamur di kepulauan Bangka Belitung.

Satu dari sekian banyak Komunitas foto yang menjadi wadah generasi muda Bangka untuk menuangkan kreatifitasnya adalah Komunitas Tukang Photo (KTP), yang terbentuk sejak 11 Januari 2010 di wilayah Belinyu, Kabupaten Bangka.

Pentolan Komunitas Tukang Photo (KTP), Yogie, mengatakan KTP Belinyu memutuskan sejak berdiri tidak memakai istilah Ketua, sekretaris, bendahara dan struktur lainnya (formal), jikapun ada itu  sebenarnya hanya sekedar formalitas ketika diperlukan pada saat ada event yang menuntut jika diperlukan.

“Total anggota yang ada sekarang berkisar 20 hingga 30 orang, beberapa tersebar di luar Belinyu, biasanya berkumpul di rumah Arlan (Om Moen) Munandar untuk sharing tentang fotografi dan mempererat silaturahim antar sesama fotografer, intinya nongkrong bareng, ngopi bareng sambil sharing ilmu fotografi,” jelasnya kepada Bangkapos, Jumat (15/2/2019).

Selain hunting untuk sesi foto bersama, komunitas ini pun aktif dalam sharing ilmu fotografi, workshop fotografi ke masyarakat umum dan pelajar, terlibat bakti sosial penggalangan dana. Serta kolaborasi dengan beberapa komunitas selain komunitas fotografi di Belinyu, seperti komunitas vespa, komunitas kopi, dan komunitas musik.

Menurut mereka, tujuan didirikan komunitas ini agar menjaga atmosfir dunia fotografi lokal supaya tetap beretika dan santun ke masyarakat khususnya Belinyu.

Fotografer di Belinyu semakin baik dari sisi teknis, ide, dan kemampuan menjual jasa fotografi yang sesuai standar berlaku.

“Babel berpotensi dan sudah melahirkan fotografer berbakat dan mumpuni setidaknya untuk provinsi ini saja. Karya-karya meraka sudah tersebar baik cetak ataupun di dunia maya dan lomba tingkat daerah sampai nasional,” jelasnya kepada Bangkapos.

Harapan dari Komunitas Tukang Photo (KTP) ini untuk Kaula muda Babel, khususnya pelaku dan penikmat fotografi bisa lebih mempunyai wawasan fotografi yang lebih luas dan mempunyai attitude atau etika yang baik sesuai norma yang berlaku, dan tidak malu atau malas untuk belajar dan berkembang.

(Bangkapos/Yudha Palistian)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved