Turnamen Barongsai Menambah Kecantikan Budaya Nusantara di Bangka Belitung

Pembukaan Turnamen Barongsai ditandai dengan pemukulan tambur yang menandakan turnamen telah dibuka.

Turnamen Barongsai Menambah Kecantikan Budaya Nusantara di Bangka Belitung
(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)
Pembukaan Turnamen Barongsai di Kelenteng Che Tet Fuk Batu Rusa, Minggu (24/2/2019) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pelaksanaan Turnamen Barongsai Tingkat Bangka yang diselenggarakan oleh Bintang Toedjoe berlangsung meriah di Kelenteng Kwan Tie Miaw Desa Batu Rusa, Minggu, (24/2/2019).

Teriknya Matahari tidak melunturkan antusias dari seluruh peserta dan masyarakat Desa Batu Rusa. Nampak pula beberapa masyarakat yang berteduh di balik tembok Kelenteng.

Pembukaan Turnamen Barongsai ditandai dengan pemukulan tambur yang menandakan turnamen telah dibuka.

Area Koordinator Bintang Toedjoe Bangka Belitung, Indiyanto menyampaikan event turnamen Barongsai ini telah rutin dilaksanakan sejak 2017 dan dilaksankan di tempat-tempat berbeda.

Lebih lanjut Indiyanto menyatakan Brongsai adalah kesenian dari Umat Tionghoa yang sangat bagus. Selain itu keragaman Barongsai semakin menambah kecantikan budaya di Indonesia.

"Produk Bintang Toedjoe (Extra Joss) saat ini bukan lagi sebagai minuman berenergi namun telah bertansformasi menjadi suplemen makanan yang baik bagi tubuh", ujar Indiyanto

Kepala Desa Batu Rusa, Marianto menyampaikan sangat mengapresiasi event yang dilakukan oleh Bintang Toedjoe dan mensupport peserta turnamen untuk melakukan yang terbaik.

Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Babel, Bambang Patijaya yang nampak hadir juga menyebutkan bahwa Barongsai menggambarkan sebuah energi yang ditampilkan dengan kelincahan dan keluwesan Barongsai.

(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved